Suara Bersama

Kunjungan Prabowo ke AS, DPR Dorong Indonesia Tegaskan Sikap Bela Palestina

Jakarta, Suarabersama.com – Presiden Prabowo Subianto melakukan perjalanan ke Amerika Serikat, salah satunya untuk menghadiri rapat perdana Board of Peace atau Dewan Perdamaian yang dibentuk Presiden AS Donald Trump. Wakil Ketua Komisi I DPR, Sukamta, berharap Prabowo menegaskan sikap Indonesia dalam mendukung Palestina pada forum internasional tersebut.

“Menegaskan kembali dukungan Indonesia terhadap kemerdekaan penuh Palestina melalui solusi dua negara yang adil, bermartabat, dan sesuai dengan hukum internasional. Forum ini harus menjadi ruang untuk memperkuat komitmen tersebut,” kata Sukamta kepada wartawan, Selasa (17/2/2026).

Sukamta juga menilai Indonesia perlu mendorong penghentian kekerasan terhadap warga sipil Palestina secara segera. Menurutnya, aspek keamanan menjadi fondasi utama dalam menciptakan proses perdamaian yang berkelanjutan.

“Mendorong penghentian segera seluruh bentuk kekerasan dan memastikan perlindungan maksimal bagi warga sipil Palestina. Stabilitas dan keamanan merupakan prasyarat utama bagi proses perdamaian yang berkelanjutan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya memastikan bahwa setiap agenda rekonstruksi dan pemulihan pasca-konflik tetap sejalan dengan pemenuhan hak-hak rakyat Palestina serta prinsip kedaulatan. Sukamta menilai perdamaian sejati harus dibangun di atas keadilan, bukan sekadar penghentian konflik sementara.

“Memastikan bahwa setiap agenda rekonstruksi dan pemulihan pasca-konflik berjalan seiring dengan penghormatan terhadap hak-hak rakyat Palestina dan prinsip kedaulatan. Perdamaian yang kokoh harus dibangun di atas keadilan, bukan sekadar penghentian konflik sementara,” ujarnya.

Ia berharap momentum keikutsertaan Indonesia dalam forum tersebut dimanfaatkan pemerintah untuk mempertegas posisi diplomasi Indonesia di tingkat global.

“Harapannya, pemerintah dapat memanfaatkan momentum ini untuk mempertegas posisi Indonesia sebagai bangsa yang konsisten memperjuangkan perdamaian, keadilan, dan kemanusiaan,” tuturnya.

Senada dengan itu, Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono menilai rapat perdana Board of Peace sebagai momentum strategis untuk memastikan suara Indonesia dan negara berkembang terwakili secara adil dalam upaya menjaga stabilitas global.

“Sidang perdana BoP menjadi momentum strategis untuk memastikan bahwa suara negara-negara berkembang, termasuk Indonesia, dapat terwakili secara adil dalam upaya menjaga stabilitas dan perdamaian dunia. Komisi I DPR RI memandang keikutsertaan Indonesia bukan hanya sebagai simbol, tetapi juga sebagai kontribusi nyata dalam membangun tata kelola perdamaian yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Dave.

Ia menambahkan, Komisi I DPR RI akan menjalankan fungsi pengawasan agar partisipasi Indonesia dalam Board of Peace benar-benar memberikan dampak strategis bagi kepentingan nasional, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pelopor perdamaian dunia.

“Akan menjalankan fungsi pengawasan sesuai tugas dan kewenangan yang dimiliki, agar keikutsertaan Indonesia dalam BoP benar-benar membawa manfaat strategis bagi kepentingan nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pelopor perdamaian dunia,” katanya.

“Dalam kerangka itu, Indonesia akan terus menyuarakan pentingnya keadilan, kesetaraan, dan penghormatan terhadap hukum internasional, termasuk hak bangsa Palestina,” imbuhnya. (*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × three =