Suara Bersama

Sudaryono Ajak Masyarakat Dukung Penyempurnaan Program Makan Bergizi Gratis

Suarabersama.com – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan komitmennya untuk memperkuat tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar pelaksanaannya semakin transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat. Sebagai program prioritas nasional, MBG terus diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas gizi anak, ibu hamil, ibu menyusui, serta kelompok rentan lainnya.

Menanggapi berbagai kritik terhadap pelaksanaan program, Sudaryono menjelaskan bahwa fokus BGN adalah memastikan implementasi MBG berjalan semakin baik melalui evaluasi dan penyempurnaan berkelanjutan.

“Kalau misalnya ada yang atas nama kritik, kemudian kritiknya sama dengan misalnya hentikan atau bubarkan MBG, bubarkan BGN, saya kira itu bukan kritik. Bukan ranah kami untuk hentikan atau membubarkan BGN. Makan Bergizi adalah tender politik Presiden Prabowo,” ujar Sudaryono.

Ia menjelaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis telah dirancang sejak sebelum Presiden Prabowo Subianto terpilih dan kini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memberikan dampak positif terhadap perekonomian, khususnya di daerah.

“Direncanakan jauh-jauh hari, disampaikan di momen kampanye, dan kemudian beliau terpilih jadi Presiden sehingga yang kita lakukan fokusnya adalah perbaikan tata kelola menyediakan gizi yang baik dan aman bagi anak-anak kita, bagi ibu hamil, menyusui, dan lansia, dan memberikan efek positif terhadap perekonomian, khususnya berada di desa-desa,” jelas Sudaryono.

Menurutnya, berbagai masukan dari masyarakat akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas layanan Program MBG. Pemerintah berkomitmen terus memperbaiki sistem pelaksanaan agar aspek keamanan pangan, kualitas layanan, dan pengawasan dapat berjalan semakin optimal.

Selain itu, Sudaryono mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan dirinya maupun BGN untuk memperoleh keuntungan pribadi atau meminta perlakuan khusus.

“Kalau ada orang yang ngaku-ngaku misalnya saudaranya mas Dar lah, ngaku keluarga lah, ngaku temen lah, ngaku alumni lah, ngaku siapa pun kemudian minta atensi lah, minta perlakuan khusus lah, minta minta duit lah, neken-neken internal kita lah, neken-neken SPPI lah, siapapun itu yang dia melakukan tindak perbuatan yang nggak bener, saya pastikan tidak ada hubungannya, silahkan dilaporkan saja ke pihak berwajib,” terang Sudaryono.

BGN menegaskan akan terus memperkuat tata kelola, meningkatkan transparansi, serta bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan agar Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan secara efektif, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan gizi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia. (hni)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four × two =