- February 27, 2026
- SO
MBG bukan Menghambat, Tapi Justru Memperkuat Program-program Prioritas Kemendikdasmen
Jakarta,Suarabersama.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjadi bagian integral dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia sejak usia dini. Hingga 18 Februari 2026, MBG telah berhasil…
Read More- February 27, 2026
- SO
Sepuluh Program Prioritas Tahun 2026 Tingkatkan Layanan dan Efisiensi
Jakarta,Suarabersama.com – RSUP Dr. Soeharso Surakarta mengawali tahun 2026 dengan menyelenggarakan forum komunikasi antara pimpinan dan karyawan. Dalam acara bertajuk “Ngopi Pagi” yang digelar pada Selasa 27 Januari 2026, Direktur Utama…
Read More- February 26, 2026
- SO
Pemulihan Pascabencana, Kemenhut Siap Fasilitasi Penyediaan Lahan
Jakarta,Suarabersama.com – Wakil Menteri Kehutanan (Wamenhut), Rohmat Marzuki, menghadiri Rapat Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang digelar di Kementerian Dalam Negeri, Senin…
Read More- February 26, 2026
- SO
Tanggung Jawab Komprehensif Pemulihan Martabat dan Ekologi Aceh
Jakarta,Suarabersama.com – BENCANA banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh pada November 2025 telah meninggalkan duka mendalam. Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat 961 jiwa meninggal dunia dan lebih dari…
Read More- February 26, 2026
- SO
BPKH: Deforestasi di Aceh Didominasi Aktivitas Perkebunan dan APL
Jakarta,Suarabersama.com – Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Wilayah XVIII mengungkapkan bahwa dinamika kehilangan tutupan hutan di Aceh memiliki karakteristik unik yang berbeda dengan wilayah lain di Indonesia, seperti Kalimantan. Di Aceh,…
Read More- February 24, 2026
- kaptenkoi2000
RI Buka Peluang Investasi AS di Mineral Kritis, Hilirisasi Tetap Jadi Syarat Utama
Jakarta, suarabersama.com – Pemerintah Indonesia membuka peluang lebih luas bagi perusahaan Amerika Serikat untuk menanamkan modal di sektor mineral kritis. Kebijakan ini menjadi bagian dari penguatan kerja sama ekonomi bilateral,…
Read More- February 24, 2026
- SO
Dampak Bencana, DKP Aceh Usulkan Rp3 Triliun untuk Pemulihan Sektor Kelautan dan PerikananDampak bencana banjir dan longsor di Aceh turut menghantam sektor kelautan dan perikanan. Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh mencatat puluhan ribu hektare tambak hingga ribuan kapal dan alat tangkap nelayan terdampak. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DKP Aceh, Kariamansyah, menyebut total tambak rakyat yang rusak mencapai 30.487 hektare. Selain itu, 513 hektare kolam ikan dan 1.075 petak keramba jaring apung ikut terdampak. Di sektor perikanan tangkap, sebanyak 3.880 kapal penangkapan ikan dilaporkan rusak. Tak hanya itu, 17.919 unit alat tangkap dan 2.624 mesin kapal juga terdampak. Beberapa daerah dengan tingkat kerusakan signifikan antara lain Aceh Utara, Aceh Timur, dan Bireuen. Di Langsa, jumlah alat tangkap yang rusak tercatat paling tinggi, mencapai 14.880 unit. “Data kerusakan sudah kami kumpulkan dan sinkronkan dalam dokumen rehabilitasi dan rekonstruksi pemerintah. Saat ini sedang dalam tahap pembahasan skema pendanaan dan kami menunggu tindak lanjut dari pemerintah pusat,” kata Kariamansyah saat ditemui Waspadaaceh.com di Kantor DKP Aceh, Jumat (20/2/2026). DKP Aceh mengusulkan anggaran rehabilitasi sekitar Rp3 triliun. Program pemulihan diproyeksikan berlangsung selama tiga hingga empat tahun, mengingat skala kerusakan yang luas. Prioritas pemulihan mencakup perbaikan tambak rakyat, bantuan kapal dan alat tangkap nelayan kecil, serta pengerukan muara dan pelabuhan yang mengalami pendangkalan akibat sedimentasi. Saat ini, sebagian nelayan belum bisa melaut karena kapal rusak, mesin tidak berfungsi, dan akses muara yang dangkal. Sejumlah bantuan seperti mesin kapal (bulb boat) sebelumnya sudah disalurkan, namun jumlahnya masih terbatas. “Kami memahami kondisi nelayan saat ini sangat berat. Kami berharap nelayan tetap bersabar dan saling menguatkan. Pemerintah sedang mengupayakan percepatan bantuan agar mereka bisa kembali melaut secara bertahap,” ujarnya. Ia menegaskan pemulihan sektor perikanan menjadi prioritas karena menyangkut ekonomi pesisir dan mata pencaharian ribuan keluarga di Aceh. Pemerintah daerah, kata dia, terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar dukungan anggaran segera terealisasi dan aktivitas perikanan kembali pulih. (*)
Jakarta,Suarabersama.com – Dampak bencana banjir dan longsor di Aceh turut menghantam sektor kelautan dan perikanan. Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh mencatat puluhan ribu hektare tambak hingga ribuan kapal dan alat…
Read More- February 24, 2026
- SO
Fauzi Amro Dorong Percepatan Pemulihan Ekonomi Aceh Pascabencana
Jakarta,Suarabersama.com – Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Fauzi H Amro, mendorong percepatan pemulihan ekonomi di Aceh pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi akhir 2025 lalu. Langkah pemulihan diarahkan…
Read More- February 24, 2026
- SO
Mendagri: Pemulihan Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat Makin Mendekati Normal
Jakarta,Suarabersama.com – Pemerintah terus mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah Sumatra. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melaporkan, jumlah pengungsi menurun tajam, layanan pemerintahan kembali berjalan, serta sebagian besar kabupaten/kota…
Read More- February 23, 2026
- SO
Impor Pickup India: Agrinas Klaim Restu Istana dan Dukungan Dana dari Danantara untuk Program Koperasi Desa Merah Putih
Jakarta,Suarabersama.com – Polemik impor 105.000 mobil pickup dari India oleh PT Agrinas Pangan Nusantara (Agrinas) terus bergulir. Di tengah kritik yang muncul, Direktur Utama Agrinas, Joao Angelo De Sousa Mota, dengan…
Read More

