Suara Bersama

Pemerintah Jadikan Kopdes Merah Putih Pilar Distribusi Bansos dan Subsidi Tepat Sasaran

Suarabersama.com – Pemerintah menetapkan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sebagai bagian dari infrastruktur strategis untuk mendukung penyaluran bantuan sosial (bansos), distribusi barang bersubsidi, serta memperkuat tata niaga komoditas pertanian di tingkat desa.

Keputusan tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, usai mengikuti rapat yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara Jakarta bersama sejumlah menteri.

“Koperasi Desa Merah Putih sebagai infrastruktur pemerintah, nanti menyalurkan bantuan sosial kemudian juga menyalurkan seluruh barang-barang subsidi,” kata Zulkifli dalam konferensi pers, Rabu (15/7).

Selain berfungsi sebagai penyalur bantuan pemerintah, Kopdes Merah Putih juga diproyeksikan menjadi offtaker atau penyerap hasil pertanian masyarakat. Pada tahap awal, koperasi akan berperan dalam menyerap sejumlah komoditas strategis apabila harga pasar berada di bawah harga acuan yang telah ditetapkan pemerintah.

“Kalau harga seperti gabah, jagung, dan lain-lain di bawah harga yang sudah ditentukan pemerintah, maka koperasi dia bisa offtaker,” imbuh Zulkifli.

Menurutnya, kebijakan tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus memperlancar penyaluran berbagai program subsidi pemerintah kepada masyarakat.

Dalam Seminar Nasional Koperasi Desa Merah Putih yang digelar Kamis (16/7), Zulkifli menjelaskan bahwa berbagai barang bersubsidi akan disalurkan melalui jaringan koperasi desa sehingga distribusinya menjadi lebih efektif dan tepat sasaran.

“Bantuan-bantuan yang ada subsidi, pupuk harus Kopdes. Gas 3 kilogram harus melalui Kopdes, kredit yang disubsidi pemerintah harus melalui Kopdes,” jelas Zulkifli.

Terkait perkembangan pembangunan Kopdes Merah Putih, Zulkifli menyampaikan bahwa proses pengembangan masih berlangsung dan dilakukan secara bertahap.

“Belum jadi, nanti kata Agrinas Pangan nanti 31 Agustus baru jadi 35.800. Langsung dikasih manajer agar begitu dibuka langsung diisi barang-barang subsidi,” jelas Zulkifli.

Berdasarkan data pemerintah, saat ini telah terbentuk 83.380 unit Kopdes Merah Putih di seluruh Indonesia. Sebanyak 16.366 unit telah menyelesaikan pembangunan gerai fisik, 19.020 unit masih dalam tahap pembangunan, sedangkan 472 unit lainnya sedang dalam proses persiapan.

Melalui penguatan peran Kopdes Merah Putih, pemerintah berharap distribusi bantuan sosial, barang subsidi, dan pemasaran hasil pertanian dapat berjalan lebih efisien, memperkuat ekonomi desa, sekaligus mendukung percepatan terwujudnya swasembada pangan nasional. (hni)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

14 − three =