Suara Bersama

Dialog Kerukunan 2026, FKUB Makassar Tegaskan Pentingnya Sinergi Lintas Agama

Suarabersama.com – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Makassar menggelar Dialog Kerukunan Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi (Rakor) di Hotel Sultan Alauddin, Makassar, Rabu (3/6/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Beragama Maslahat dan Berkebudayaan Maju untuk Makassar Mulia” ini menjadi wadah memperkuat sinergi antarumat beragama sekaligus menjaga kondusivitas kehidupan sosial di Kota Makassar.

Dialog tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan H. Ali Yafid, Kepala Kemenag Kota Makassar H. Muhammad, unsur Forkopimda, perwakilan Kesbangpol, Bagian Kesra Kota Makassar, Dinas Pendidikan, serta pimpinan organisasi dan majelis keagamaan se-Kota Makassar.

Ketua Panitia, Ahmad AC, dalam laporannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir dan mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap forum dialog dapat menghasilkan gagasan konstruktif demi memperkuat persatuan dan toleransi di tengah masyarakat yang majemuk.

Sementara itu, Ketua FKUB Kota Makassar Arifuddin Ahmad menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berhenti pada diskusi semata. Hasil dialog akan langsung ditindaklanjuti melalui rapat koordinasi untuk merumuskan langkah-langkah strategis yang dapat diterapkan secara nyata di masyarakat.

Menurut Arifuddin, kolaborasi antara pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga harmoni sosial. Ia juga menekankan pentingnya menghidupkan nilai Makassar Sikattutui yang mengandung makna saling menjaga dan melindungi antarsesama warga.

Acara dibuka secara resmi oleh Wali Kota Makassar yang diwakili Kepala Bagian Kesra Setda Kota Makassar, H. Moh. Syarief. Dalam sambutan tertulis Wali Kota, pemerintah menegaskan komitmennya terhadap para tokoh dan pekerja keagamaan melalui pemberian insentif rutin selama dua tahun terakhir serta program jaminan hari tua sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka.

Pemerintah Kota Makassar juga berharap FKUB terus berperan sebagai garda terdepan dalam menjaga kerukunan dan memperkuat persaudaraan antarumat beragama di tengah masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid, menekankan pentingnya implementasi moderasi beragama sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat yang damai dan harmonis. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Makassar dengan mengedepankan nilai toleransi, kebersamaan, dan penghormatan terhadap keberagaman.

Ali Yafid turut memberikan apresiasi kepada FKUB Kota Makassar yang dinilai aktif hadir di tengah masyarakat dalam menjaga dan merawat kebhinekaan. Menurutnya, peran FKUB sangat strategis dalam menciptakan ruang dialog yang sehat sekaligus menjadi jembatan penyelesaian berbagai persoalan sosial yang berkaitan dengan kehidupan beragama.

Melalui pelaksanaan Dialog Kerukunan dan Rakor Tahun 2026 ini, FKUB Kota Makassar optimistis dapat melahirkan program-program kerja yang aplikatif dan berkelanjutan guna memperkuat toleransi, menjaga kedamaian, serta mewujudkan kehidupan masyarakat yang harmonis sepanjang tahun. (*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fourteen − five =