Suara Bersama

Kemenhub Audit Standar Keselamatan Green SM Buntut Kecelakaan Kereta

jakarta, suarabersama.com – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat melakukan audit ulang terhadap standar keselamatan operasional taksi listrik milik Green SM Indonesia, menyusul keterlibatannya dalam rangkaian insiden yang berujung kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur.

Audit dilakukan setelah manajemen perusahaan dipanggil untuk memberikan klarifikasi sehari pascakejadian. Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, menyebut pemerintah membentuk tim khusus guna mendalami berbagai aspek, mulai dari perizinan, kelengkapan administrasi, hingga implementasi standar keselamatan di lapangan.

Meski kendaraan yang terlibat tercatat legal dan masih memiliki izin operasional, pemerintah menegaskan pemeriksaan tidak berhenti pada dokumen semata. Evaluasi juga akan menyasar praktik manajemen keselamatan, termasuk kesiapan kendaraan, kompetensi pengemudi, serta sistem operasional perusahaan.

Kemenhub turut menelusuri kemungkinan pelanggaran terhadap regulasi angkutan umum, di antaranya aturan sistem manajemen keselamatan dan penyelenggaraan angkutan non-trayek. Jika ditemukan pelanggaran, sanksi administratif seperti peringatan, pembekuan, hingga pencabutan izin operasional dapat dijatuhkan.

Insiden bermula dari gangguan di perlintasan sebidang yang melibatkan taksi listrik tersebut, diduga akibat korsleting. Kendaraan itu kemudian tertemper KRL Commuter Line, memicu gangguan perjalanan kereta.

Dalam situasi lintasan yang belum sepenuhnya pulih, satu rangkaian KRL berhenti di stasiun. Namun, KA Argo Bromo Anggrek yang melaju dari belakang tidak sempat berhenti dan akhirnya menabrak rangkaian tersebut.

Pihak kepolisian masih mendalami sejumlah faktor, termasuk koordinasi antarpihak setelah insiden awal serta kecepatan kereta saat kejadian. Sementara itu, pihak perusahaan menyatakan siap mendukung penuh proses investigasi yang tengah berlangsung. (kls)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

8 + 17 =