Jakarta, Suarabersama.com – Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz Faizal Rahmadani mengungkapkan bahwa tim gabungan terlibat kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) saat menjalankan patroli di sekitar Kampung Samboga, Distrik Seredala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Berdasarkan laporan yang diterima, insiden terjadi pada Rabu (15/4) ketika tim Satgas Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo melintas di Jalan Trans Papua. Saat itu, aparat mendapat serangan tembakan dari KKB yang kemudian memicu kontak senjata di lokasi.
“Awalnya saat berpatroli, tim gabungan mendapat tembakan dari KKB dan mengenai kendaraan taktis yang digunakan,” kata Faizal dihubungi dari Jayapura, Kamis pagi.
Menanggapi serangan tersebut, personel gabungan langsung melakukan tembakan balasan. Situasi sempat kembali memanas ketika KKB melepaskan tembakan dari dua arah sekaligus, yakni sisi kanan dan kiri jalan.
Kontak tembak pun berlanjut, sementara dari arah hutan terdengar suara teriakan yang mengindikasikan keberadaan kelompok bersenjata tersebut di sekitar lokasi kejadian.
Dalam patroli tersebut, aparat juga menemukan adanya pemblokiran jalan menggunakan batang pohon yang sempat menghambat akses menuju Kampung Samboga.
Setelah kondisi dinyatakan aman, tim gabungan melakukan penyisiran di tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil penyisiran, ditemukan sejumlah barang bukti yang diduga milik KKB, di antaranya sepatu, satu buah stripper clip (alat pengisi amunisi), satu bilah sangkur, rokok tembakau, kaos, serta telepon genggam lengkap dengan alat pengisi dayanya.
“Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu. Untuk memberikan rasa aman, Satgas Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo akan meningkatkan patroli mengingat dari penyelidikan terungkap KKB Kodap XVI Yahukimo diduga telah merencanakan aksi gangguan keamanan di sekitar Dekai setelah melaksanakan ritual adat bakar batu pada tanggal 11 April lalu,” kata Faizal. (*)



