Suara Bersama

Kapolres Sukoharjo Kunjungi PT Oripack, Diskusikan Dampak Kenaikan Bahan Baku Jelang May Day 2026

Jakarta, suarabersama.com – Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo melakukan silaturahmi kamtibmas ke PT Original Indonesia Packaging (Oripack) di Dukuh Parangjoro, Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Rabu (8/4/2026).

Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah cipta kondisi guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus menyerap langsung informasi dari pelaku industri terkait dampak kenaikan harga bahan baku plastik.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolres didampingi sejumlah pejabat utama, di antaranya Kasat Intelkam AKP Arwan Nursyamhadi, Kasat Lantas AKP Doohan Prasetya, serta Kasat Binmas AKP Wuri Handayani. Kehadiran rombongan disambut langsung oleh Direktur PT Oripack, Randy Sulistio Niusli, bersama jajaran manajemen.

Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo mengatakan, kunjungan ini merupakan tindak lanjut atensi pimpinan Polri untuk memantau kondisi industri di tengah kenaikan harga bahan baku plastik yang berpotensi menimbulkan dampak sosial.

“Tujuan kami adalah bersilaturahmi sekaligus mengetahui kondisi di lapangan, khususnya dampak kenaikan bahan baku terhadap industri plastik. Hal ini penting untuk mengantisipasi potensi gejolak, terutama menjelang peringatan May Day,” ujar Anggaito.

Ia menambahkan, pihak kepolisian siap berkolaborasi dengan perusahaan maupun elemen masyarakat dalam mengisi peringatan May Day dengan kegiatan positif, seperti bakti sosial, guna menghindari aksi unjuk rasa yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan.

“Sebelumnya kami juga melakukan kunjungan ke PT Konimex dan mendapatkan informasi bahwa kenaikan bahan baku sangat berdampak pada produk mereka, terutama yang menggunakan kemasan plastik,” imbuhnya.

Sementara itu, Direktur PT Oripack Randy Sulistio Niusli mengapresiasi kunjungan Kapolres dan jajaran yang dinilai sebagai bentuk perhatian terhadap dunia industri.

Ia mengungkapkan, kenaikan harga bahan baku plastik berdampak signifikan terhadap harga jual produk. Bahkan, dalam beberapa kasus terjadi lonjakan hingga 50 persen.

“Contohnya, produk yang sebelumnya dijual Rp19 ribu kini menjadi Rp30 ribu. Kenaikan ini tidak bisa dihindari karena kondisi ekonomi global yang belum stabil,” jelas Randy.

Meski demikian, pihaknya memastikan operasional perusahaan masih berjalan normal tanpa adanya pengurangan tenaga kerja.

“Karyawan tetap bekerja seperti biasa. Kami belum melakukan efisiensi tenaga kerja karena berharap kondisi segera membaik,” tegasnya.

Randy juga menyebut, stok bahan baku saat ini masih tersedia dan produksi tetap berjalan. Namun, pihaknya akan terus memantau perkembangan dalam dua bulan ke depan untuk melihat dampak terhadap permintaan pasar.

Ia turut mengingatkan bahwa industri plastik di wilayah Soloraya berpotensi terdampak lebih luas jika kondisi ini berlarut, terlebih sektor tekstil yang selama ini menjadi penopang ekonomi daerah juga tengah mengalami tekanan.

“Jangan sampai industri plastik ikut terdampak seperti tekstil. Jika itu terjadi, dikhawatirkan akan menambah angka pengangguran,” katanya.

Usai kegiatan ramah tamah, Kapolres bersama rombongan juga melakukan peninjauan langsung ke lokasi produksi PT Oripack untuk memastikan aktivitas berjalan aman dan kondusif.

Kegiatan silaturahmi kamtibmas ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara Polri dan pelaku industri dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, khususnya menjelang May Day 2026 di wilayah Kabupaten Sukoharjo.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ten − 3 =