Suara Bersama

Pertemuan JK dan Dubes Iran Soroti Korban Sipil dan Upaya Perdamaian

Jakarta, Suarabersama.com – Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, menerima kunjungan Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, di kediamannya di Jakarta Selatan pada Selasa, 3 Maret 2026. Pertemuan tersebut membahas perkembangan situasi mutakhir di Iran serta potensi kontribusi Indonesia dalam mendorong penyelesaian konflik yang tengah berlangsung.

Usai pertemuan, Jusuf Kalla menjelaskan bahwa Dubes Iran memaparkan kondisi terkini di negaranya, termasuk perlawanan rakyat dan jatuhnya korban sipil, di antaranya anak-anak sekolah.

“Dalam pembicaraan dan kunjungan Dubes Iran, telah disampaikan situasi terakhir yang terjadi di Iran dan juga perlawanan rakyat Iran serta korban yang dicapai oleh kebanyakan sipil seperti anak sekolah dan sebagainya,” ujar Kalla, dikutip Rabu (4/3/2026).

Kalla menuturkan bahwa pemerintah Iran berharap adanya dukungan dari umat Islam, termasuk dari Indonesia. Ia menambahkan, baik masyarakat maupun Pemerintah Indonesia pada prinsipnya konsisten mendukung upaya perdamaian.

Lebih lanjut, Kalla mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto menyatakan kesiapan apabila diminta untuk mengambil peran sebagai mediator dalam konflik tersebut.

“Presiden Prabowo siap untuk menjadi penengah dalam konflik ini. Namun tentu dibutuhkan persetujuan kedua belah pihak. Ini hal yang selalu dipikirkan oleh mereka,” katanya.

Meski demikian, ia menekankan bahwa peluang mediasi tersebut masih akan dibicarakan lebih lanjut bersama pemerintah dan sangat bergantung pada kesediaan seluruh pihak yang terlibat dalam konflik.

Dalam pertemuan tersebut, Jusuf Kalla turut didampingi oleh mantan Menteri Hukum dan HAM, Hamid Awaluddin. (*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four × 3 =