Suara Bersama

Menkeu Purbaya Tegas: Awardee LPDP Kontroversial, Blacklist dan Kembalikan Dana

Jakarta, Suarabersama.com – Kontroversi unggahan alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Dwi Sasetyaningtyas (DS) atau Tyas, berbuntut panjang. Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah akan mengambil langkah tegas, mulai dari memasukkan yang bersangkutan ke dalam daftar hitam di lingkungan pemerintahan hingga meminta pengembalian dana beasiswa beserta bunganya.

Polemik bermula dari video yang diunggah Tyas di Instagram dan Threads, yang memperlihatkan surat otoritas Inggris terkait kewarganegaraan anak keduanya yang resmi menjadi warga negara Inggris. Dalam unggahannya, Tyas mengatakan, “I know the world seems unfair, tapi cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan. Kita usahakan anak-anak dengan paspor kuat WNA itu,” ujarnya.

Pernyataan tersebut memicu perdebatan luas di media sosial. Publik mempertanyakan sikap Tyas mengingat pendidikan yang ditempuhnya di luar negeri dibiayai oleh LPDP.

Menanggapi polemik tersebut, Purbaya menyayangkan sikap alumni tersebut.

“Jangan menghina negara Anda sendiri. Enggak patriotis enggak apa. Tapi jangan menghina negara,” kata Purbaya pada Konferensi Pers APBN KiTa, Senin (23/2).

Ia menegaskan bahwa persoalan ini bukan sekadar sikap pribadi, melainkan menyangkut etika terhadap negara yang telah membiayai pendidikan penerima beasiswa.

“Yang mendapatkan pinjaman LPDP, kalau enggak senang ya enggak senang, tapi jangan menghina-hina negara lah, jangan begitu,” pesan Purbaya.

Menurutnya, dana LPDP bersumber dari pajak masyarakat serta sebagian dari utang negara yang dialokasikan untuk memastikan pengembangan sumber daya manusia Indonesia.

“Itu uang dari pajak dan utang yang kita sisihkan untuk memasitkan SDM kita tumbuh. Tapi kalau dipakai untuk menghina negara, kita minta uangnya dan bunganya,” tegas Purbaya.

Sebagai bentuk ketegasan, Purbaya memastikan langkah blacklist akan dilakukan.

“Nanti saya akan blacklist dia di seluruh pemerintahan tidak akan bisa masuk,” tegas Purbaya.

Tak hanya itu, pemerintah juga akan meminta pengembalian dana beasiswa yang telah digunakan berikut bunga. Ia menyebut pihak LPDP telah berkomunikasi dengan suami Tyas, Arya Iwantoro, yang juga awardee LPDP.

“Pak Dirut sudah berbicara dengan (suami) terkait sepertinya dia setuju untuk mengembalikan uang yang dipakai olehnya di LPDP, termasuk bunganya,” kata Purbaya.

“Saya harap teman-teman yang dapat pinjaman dari LPDP kalau nggak seneng ya gausah menghina negara lah. Jangan menghina negara sendiri,” pungkasnya. (*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

13 + 14 =