Suara Bersama

Ubedilah Badrun: Jokowi Dinilai Masih Berperan sebagai Politisi

Jakarta, suarabersama.com – Analis sosial politik Universitas Negeri Jakarta, Ubedilah Badrun, menilai Presiden ke-7 RI Joko Widodo masih memosisikan diri sebagai politisi, bukan negarawan, pasca lengser dari jabatan.

Pandangan itu disampaikan Ubedilah menanggapi fenomena banyaknya pihak yang datang ke kediaman Jokowi di Solo, Jawa Tengah. Ia menyebut situasi tersebut sebagai gejala yang tidak lazim dan patut dibaca secara kritis dalam konteks politik.

Menurut Ubedilah, dalam perspektif sosiologi terdapat teori pertukaran sosial, yakni relasi yang dibangun atas dasar saling memberi dan menerima keuntungan. Dalam politik, pola seperti itu dinilai kerap terjadi.

Ia mencontohkan keterlibatan Jokowi dalam kegiatan partai, termasuk berpidato di forum politik yang berkaitan dengan partai yang dipimpin putranya. Sikap tersebut, menurutnya, menunjukkan Jokowi masih aktif memainkan peran politik praktis.

Selain itu, respons Jokowi terhadap berbagai isu nasional juga dinilai memperkuat kesan tersebut. Ubedilah berpendapat, seorang mantan presiden sejatinya dapat mengambil jarak dari dinamika politik sehari-hari dan lebih menempatkan diri sebagai figur pemersatu.

Pernyataan ini menambah diskursus mengenai peran mantan kepala negara di ruang publik, terutama dalam konteks transisi dari kekuasaan formal menuju posisi moral sebagai negarawan. (kls)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

20 − 17 =