Jakarta, Suarabersama – Presiden Prabowo Subianto memulai lawatan diplomatik ke lima negara di Timur Tengah, yaitu Uni Emirat Arab (UEA), Turki, Mesir, Qatar, dan Yordania. Kunjungan ini bertujuan memperkuat hubungan bilateral serta membahas isu-isu geopolitik dan geoekonomi kawasan.
Perjalanan dimulai di Abu Dhabi, UEA, tempat Prabowo bertemu Presiden Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan untuk berdiskusi mengenai perkembangan geopolitik global.
Selanjutnya, Prabowo melanjutkan kunjungan ke Turki dan bertemu Presiden Recep Tayyip Erdogan. Pertemuan ini merupakan kunjungan balasan atas lawatan Erdogan ke Indonesia sebelumnya. Selain menghadiri forum diplomatik di Antalya, kedua pemimpin membahas kerja sama di bidang industri, perdagangan, pendidikan, dan kebudayaan.
Pada 12 April, Prabowo dijadwalkan mengunjungi Mesir untuk bertemu Presiden Abdel Fattah el-Sisi, kemudian melanjutkan perjalanan ke Qatar guna menandatangani sejumlah perjanjian strategis antara kedua negara.
Lawatan ditutup dengan kunjungan ke Yordania untuk bertemu Raja Abdullah II. Dalam pertemuan ini, Prabowo melakukan konsultasi mengenai peran Indonesia dalam penyelesaian konflik di kawasan Timur Tengah.
Menurut Prabowo, kunjungan ini merupakan respons atas banyaknya permintaan dari berbagai pihak agar Indonesia berperan lebih aktif dalam mendorong penyelesaian konflik di Gaza dan Timur Tengah secara umum.



