Jakarta,Suarabersama.com – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno meminta kepada masyarakat untuk waspada terhadap kemungkinan penularan superflu atau varian baru dari influenza tipe A (H3N2) yang belakangan sedang ramai dibicarakan.
“Tadi, saya juga sudah menanyakan soal superflu yang sedang dikhawatirkan. Informasinya, belum masuk ke Indonesia, namun tetap kita harus waspada,” ujar Rano Karno, saat kunjungan kerja ke Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Senin (5/1).
Ia menyebutkan, kewaspadaan terhadap penyakit perlu ditingkatkan untuk mengindari penyebaran superflu, yang hingga kini belum terdeteksi di Indonesia. Salah satu langkah yang bisa dilakukan, misalnya menggunakan masker saat berpergian.
“Penyakit seperti ini kan sifatnya pendatang,” ujarnya.
Ia menyampaikan, pihaknya juga akan melakukan pemantauan terhadap wisatawan atau masyarakat yang sebelumnya telah berlibur, khususnya dari luar negeri.
“Nanti kalau saudara-saudara kita pulang liburan dari luar negeri, saat tiba di bandara harus ada pemantauan. Ini memang kegiatan rutin, tapi kewaspadaan tetap perlu ditingkatkan,” tuturnya.
Selain superflu, Rano Karno juga menyoroti penyakit demam berdarah dengue (DBD) serta tuberkulosis (TBC) di Jakarta yang dianggap mengkhawatirkan.
“Ya, itu tadi DBD, kemudian TBC. Jakarta berada di urutan 8, cukup tinggi. Gak perlu kita tutup-tutupi, Ini harus kita kerjakan bersama-sama. Hal ini juga sudah menjadi perhatian Presiden untuk sama-sama pemberantasannya,” ujar Rano Karno.
“Alhamdulillah, beberapa langsung sudah dilakukan dan penanganannya terus berjalan,” sambunganya.
Sebelumnya diinformasikan, Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat mengimbau masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) untuk mencegah penularan ‘superflu’ atau varian baru dari influenza tipe A (H3N2).
Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Sahruna mengatakan bahwa penyakit influenza tipe A (H3N2) atau yang dikenal saat ini sebagai superflu. Secara umum, gejala yang dialami mengarah ke flu musiman yakni demam, batuk, nyeri tenggorokan, malaise, sakit kepala, hidung berair dan myalgia.



