Suara Bersama

TNI AD Percepat Pembangunan Jembatan Bailey untuk Pulihkan Akses Jalan di Aceh

Jakarta – TNI AD tengah membangun sejumlah jembatan bailey guna memulihkan kembali akses jalan yang sebelumnya terputus akibat bencana di Aceh. Para prajurit Angkatan Darat dari satuan zeni terus menggenjot percepatan pembangunan jembatan sejak Jumat (5/12), dengan fokus utama menghubungkan kembali jalur vital yang sangat dibutuhkan masyarakat.

Jembatan Teupin Mane yang berada di Kecamatan Juli, Bireuen, dan termasuk jalur utama Bireuen–Takengon, kini sudah terselesaikan. Pekerjaan pemasangan jembatan bailey di titik tersebut telah memasuki tahap pemasangan struktur. Sementara itu, pada lokasi Jembatan Kutablang di jalur penting Bireuen–Lhokseumawe, proses pendorongan material masih berlangsung dengan memanfaatkan inventaris darurat dari Zeni TNI AD.

”Tidak hanya di Bireuen, pembangunan jembatan darurat juga dilakukan di Jembatan Jeurata, jalur penghubung Pidie–Takengon. Material jembatan telah didorong ke titik pemasangan dengan dukungan alat berat dan personel Yonzipur 16/Dhika Anoraga,” keterangan resmi Dispenad.

TNI AD menjelaskan bahwa empat jembatan tersebut memegang peranan strategis, baik untuk mobilitas masyarakat maupun untuk memperlancar distribusi bantuan ke daerah-daerah yang masih terdampak banjir. Pembangunan jembatan bailey dinilai sebagai langkah cepat dan terukur untuk memulihkan kembali akses jalan, sekaligus memastikan distribusi logistik berjalan lebih lancar.

”TNI AD juga terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait agar proses pemulihan berlangsung aman, tepat waktu, dan sesuai kebutuhan di lapangan,” bunyi keterangan itu.

Proses pemasangan jembatan bailey dilakukan secara bertahap dengan melibatkan personel zeni, aparat kewilayahan, serta dukungan penuh dari pemerintah daerah. Selain membangun jembatan darurat tersebut, TNI AD juga aktif memantau kondisi infrastruktur yang berpotensi terdampak banjir susulan serta menyiagakan satuan untuk merespons cepat apabila terjadi kerusakan tambahan. (*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

17 − 8 =