CARACAS, Suarabersama — Pemerintah sementara Venezuela resmi memecat komandan Pasukan Pengawal Presiden (Paspampres) setelah kegagalannya melindungi Presiden Nicolás Maduro saat operasi mendadak oleh pasukan khusus Amerika Serikat beberapa hari lalu. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari perombakan struktural besar-besaran di tubuh militer dan keamanan negara pascapenculikan yang mengejutkan dunia.
Langkah ini dilakukan oleh Presiden sementara Delcy Rodríguez, yang kini memimpin negara setelah Maduro ditangkap oleh pasukan AS dalam sebuah aksi militer cepat di ibu kota. Pemecatan tersebut berlaku untuk Mayor Jenderal Javier Marcano Tábata — yang sebelumnya menjabat sebagai komandan unit kehormatan presiden dan bertanggung jawab atas keamanan tingkat tinggi. Keputusan pemecatan ini menunjukkan tekanan besar terhadap jajaran keamanan Venezuela atas apa yang dipandang sebagai kegagalan dalam menjalankan tugas utama mereka untuk melindungi kepala negara.
Dalam penilaian internal, kegagalan itu dianggap sebagai “kecolongan strategis,” terutama saat operasi militer AS dilakukan tanpa perlawanan efektif dari unit pengawal atau sistem pertahanan yang seharusnya mampu menghadang intervensi tersebut. Kejadian ini memicu evaluasi menyeluruh terhadap struktur komando dan kesiapan militer di negara yang saat ini berada dalam masa transisi politik.
Sebagai pengganti, pimpinan sementara menunjuk pejabat militer lain untuk memimpin unit pengawal presiden, dengan harapan dapat membawa stabilitas dan meningkatkan kesiapan menghadapi ancaman lebih lanjut. Langkah perombakan di jajaran militer ini merupakan salah satu dari sejumlah perubahan yang tengah berlangsung, termasuk restrukturisasi unit keamanan utama dan intelijen, dalam upaya memperkuat kendali negara setelah krisis monumental dalam beberapa minggu terakhir.
Peristiwa penculikan Presiden Maduro oleh pasukan khusus AS — yang dianggap kontroversial dan memicu kecaman luas internasional — telah mengguncang stabilitas politik dan militer Venezuela. Situasi ini semakin mempertegas dinamika kekuasaan baru di Caracas serta tantangan besar yang dihadapi oleh pemerintah sementara dalam menjaga keamanan nasional ke depan.



