Jakarta – Massa Reuni 212 menetapkan target penggalangan dana hingga Rp10 miliar untuk membantu korban bencana banjir di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Selain itu, dana tersebut juga direncanakan untuk disalurkan kepada masyarakat Palestina dan Sudan.
“Penggalangan dana Insyaallah Ta’ala hari ini semoga bisa dapat Rp10 miliar. Rp10 miliar ini Insyaallah Ta’ala kita bisa bagi-bagi kepada saudara-saudara kita yang ada di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat dan juga Palestina dan di tempat lainnya,” ujar Ketua SC Reuni 212, Ahmad Sobri Lubis, dalam sesi tanya jawab dengan wartawan di Monas, Selasa (2/12).
Bantuan untuk Dalam dan Luar Negeri
Sobri menuturkan bahwa kegiatan penggalangan dana dilakukan sebagai bentuk solidaritas terhadap berbagai situasi kemanusiaan, baik di tingkat nasional maupun internasional. Ia menekankan bahwa banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra membutuhkan penanganan cepat serta partisipasi luas dari masyarakat.
Selain fokus pada bencana di dalam negeri, Sobri menegaskan bahwa kondisi Palestina tetap menjadi perhatian utama umat Islam Indonesia. Ia menyebut bahwa serangan Israel adalah bentuk kejahatan perang dan menyatakan bahwa bantuan dari masyarakat Indonesia tetap dibutuhkan.
Soroti Kondisi Sudan
Lebih jauh, kegiatan Reuni 212 juga menyoroti krisis kemanusiaan di Sudan sebagai salah satu tujuan penyaluran bantuan. Panitia berharap target Rp10 miliar dapat tercapai dengan melihat tingginya animo peserta serta dukungan dari berbagai organisasi Islam yang hadir.
“Semoga Allah catat itu semua sebagai andil jihad kita dalam rangka membantu, walaupun apalah yang bisa kita kerjakan di era susah seperti ini tapi kita tidak diam, kita tetap bisa berbuat walaupun dengan sebatas doa atau pun juga dengan sebatas infak yang kita keluarkan dengan niat ikhlas,” lanjut Sobri.
Adapun gelaran Reuni 212 tahun ini turut dihadiri tokoh-tokoh seperti Pendiri dan Pemimpin FPI Habib Rizieq Shihab, Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i, serta Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.



