Suara Bersama

Prabowo Subianto Kembali ke Tanah Air Usai Diplomasi Strategis di Asia Timur

Jakarta, Suarabersama.com – Presiden Prabowo Subianto telah merampungkan rangkaian kunjungan kenegaraan ke Jepang dan Korea Selatan. Kepala Negara bersama rombongan terbatas tiba di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Kamis dini hari, 1 April 2026.

Pesawat kepresidenan Garuda Indonesia-1 yang membawa Presiden beserta rombongan mendarat sekitar pukul 00.01 WIB. Sebelumnya, rombongan bertolak dari Pangkalan Udara Militer Seongnam di Seoul, Korea Selatan, pada Rabu malam, 1 April 2026.

Kedatangan Presiden disambut langsung oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Wapres mengenakan jas hitam lengkap dengan kopiah berwarna senada dan didampingi sejumlah pejabat negara, antara lain Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, serta Kepala Badan Intelijen Negara M. Herindra.

Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo Subianto menyalami para pejabat yang menyambutnya satu per satu. Ia juga menyapa jajaran pejabat lain yang berada di barisan belakang, termasuk Direktur Utama Garuda Indonesia Glenny Kairupan serta Komandan Pasukan Pengamanan Presiden Pasukan Pengamanan Presiden Edwin Adrian Sumantha.

Presiden sempat berbincang singkat dengan Dirut Garuda Indonesia sebelum kemudian menuju kendaraan kepresidenan Maung Garuda untuk meninggalkan Lanud Halim Perdanakusuma. Tidak lama berselang, Wakil Presiden Gibran juga meninggalkan lokasi, disusul para pejabat lainnya.

Lawatan luar negeri Presiden dimulai pada 29 Maret 2026 dengan kunjungan ke Tokyo, Jepang. Dalam kesempatan tersebut, Presiden untuk pertama kalinya bertemu dengan Naruhito di Imperial Palace Tokyo. Selain itu, Presiden juga menggelar pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi serta bertemu dengan perwakilan pelaku usaha Indonesia–Jepang.

Dalam agenda di Jepang, Presiden turut menyaksikan penandatanganan sejumlah kerja sama strategis antara pelaku usaha kedua negara dengan total nilai mencapai 23,63 miliar dolar AS atau sekitar Rp380 triliun.

Setelah menyelesaikan agenda di Jepang, Presiden melanjutkan lawatan kenegaraan ke Seoul, Korea Selatan. Di sana, Presiden mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung di Blue House pada Rabu pagi, 1 April 2026 waktu setempat.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin negara sepakat meningkatkan kerja sama di berbagai sektor strategis, mulai dari ekonomi, pertahanan, hingga teknologi kecerdasan buatan (AI).

Presiden Prabowo dan Presiden Lee juga menyaksikan penandatanganan 10 nota kesepahaman (MoU). Kerja sama tersebut meliputi pembentukan dialog strategis komprehensif khusus, penguatan kerja sama ekonomi 2.0, kemitraan mineral kritis, pengembangan digital, serta kolaborasi kecerdasan buatan untuk sektor kesehatan dasar dan pembangunan manusia.

Selain itu, kerja sama juga mencakup sektor energi bersih, penangkapan dan penyimpanan karbon (CCS), industri jasa pembangkit lepas pantai, perlindungan dan penegakan hak kekayaan intelektual, serta kerja sama keuangan antara Danantara dan Exim Bank of Korea. (*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × four =