Suara Bersama

Prabowo Siapkan Kampung Haji di Tanah Suci, Targetkan Biaya Haji Lebih Murah

Jakarta, Suarabersama.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menekan biaya ibadah haji bagi jamaah Indonesia melalui rencana pembangunan Kampung Haji di Tanah Suci, Arab Saudi.

Komitmen tersebut disampaikan Presiden di hadapan para ulama serta keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) dalam kegiatan Mujahadah Kubro memperingati Hari Lahir Satu Abad NU yang digelar di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, pada Minggu pagi.

“Nanti dijamin semua jamaah akan mendapat hunian yang layak, Tempat yang baik. Tidak usah ragu-ragu lagi, tidak boleh ada macam-macam lagi. Pelayanannya akan terbaik dan saya bertekad menurunkan biaya haji untuk rakyat Indonesia,” ujar Prabowo dalam sambutannya.

Presiden menjelaskan bahwa Indonesia mendapatkan kehormatan sekaligus hak untuk memiliki lahan di Kota Suci Mekkah. Lahan tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk pembangunan Kampung Haji yang dikhususkan bagi jamaah haji dan umrah asal Indonesia.

Menurut Presiden, pembangunan Kampung Haji bertujuan untuk menjamin ketersediaan hunian yang layak, aman, dan nyaman bagi para jamaah selama menjalankan ibadah.

Selain penyediaan hunian, pemerintah juga menargetkan peningkatan kualitas layanan agar jamaah memperoleh fasilitas yang lebih baik selama berada di Tanah Suci.

“Kita berharap dalam tiga tahun Kita sudah punya Kampung Haji yang bagus, baru nanti beberapa bulan lagi saya kira kita akan punya kurang lebih seribu kamar, tapi akan terus kita bangun,” kata Prabowo.

Mujahadah Kubro yang digelar pada 7–8 Februari 2026 ini merupakan puncak rangkaian peringatan Harlah Satu Abad NU yang diselenggarakan oleh PWNU Jawa Timur.

Kegiatan tersebut diperkirakan dihadiri sekitar 105 ribu peserta, terdiri atas 77.541 orang dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Jawa Timur serta sekitar 27.000 warga Muslimat NU. Para jamaah hadir menggunakan 1.183 bus, 6.465 mobil, dan 5.413 sepeda motor.

Acara ini turut dihadiri jajaran Kabinet Merah Putih, para ulama dan kiai karismatik, Pengurus Besar NU, Pengurus Wilayah NU Jawa Timur, serta puluhan ribu warga Nahdliyin dari berbagai daerah. (*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

16 − 5 =