Suara Bersama

Pemkab Karawang Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Banjir Citarum dan Cibeet

Suarabersama.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, melaporkan bahwa banjir yang terjadi akibat luapan dua sungai besar, yakni Sungai Citarum dan Sungai Cibeet, telah berdampak pada ribuan rumah warga yang tersebar di puluhan desa.

“Banjir di Karawang sudah berlangsung sejak beberapa hari dan kini daerah yang terdampak semakin meluas, karena meluapnya air Sungai Citarum dan Cibeet, serta sungai lainnya,” kata Wakil Bupati (Wabup) Karawang Maslani di Karawang, Senin.

Berdasarkan data BPBD Karawang, tercatat sebanyak 3.162 rumah terendam banjir yang berada di 26 desa dan 12 kecamatan di wilayah Kabupaten Karawang. Adapun jumlah warga terdampak mencapai sekitar 13.400 orang.

Wabup Maslani menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang, khususnya BPBD, agar mampu bergerak cepat dan sigap dalam penanganan bencana banjir.

Ia juga menegaskan bahwa pendistribusian bantuan logistik bagi warga terdampak harus dilakukan secara tepat sasaran. Selain itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan serta menjaga kondisi kesehatan.

Sementara itu, Kepala BPBD Karawang Usep Supriatna menyampaikan bahwa total warga terdampak banjir mencapai 13.400 orang yang berasal dari sekitar 4.300 Kepala Keluarga (KK), tersebar di 26 desa pada 12 kecamatan.

Selain merendam permukiman penduduk, banjir juga menggenangi sejumlah fasilitas umum, seperti ruas jalan, fasilitas pendidikan, serta tempat ibadah. Bahkan, sejumlah areal persawahan turut terdampak genangan air.

BPBD Karawang, lanjutnya, telah melakukan berbagai langkah penanganan bencana, mulai dari asesmen awal, pendataan korban terdampak, pengecekan langsung ke lapangan, hingga pelaksanaan kajian cepat untuk mengidentifikasi kebutuhan mendesak di wilayah terdampak.

Pemerintah Kabupaten Karawang juga telah mendirikan posko siaga bencana, melakukan evakuasi warga, serta menyalurkan bantuan logistik ke sejumlah titik yang terdampak banjir sebagai bagian dari upaya penanganan darurat. (*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one × 5 =