Suara Bersama

Pakistan Tutup Perbatasan dengan Afghanistan Usai Bentrokan Mematikan

Jakarta – Ketegangan di perbatasan Afghanistan–Pakistan kembali memanas setelah Taliban mengklaim telah menewaskan 58 personel militer Pakistan dalam sebuah serangan balasan. Pernyataan ini disampaikan oleh juru bicara Taliban pada Minggu (12/10/2025), seperti dilaporkan BBC.

Taliban menyebut tindakan tersebut sebagai “tindakan penyelesaian” setelah Pakistan diduga melintasi wilayah udara Afghanistan dan mengebom sebuah pasar di wilayah perbatasan pada Kamis lalu. Serangan itu, menurut Kementerian Pertahanan Afghanistan, menghantam kawasan pasar sipil di provinsi Paktika, bagian tenggara negara itu. Warga setempat mengatakan kepada BBC Afghanistan bahwa sejumlah toko hancur akibat ledakan.

Menanggapi tuduhan itu, Menteri Dalam Negeri Pakistan Mohsin Naqvi menilai serangan dari Afghanistan terjadi “tanpa provokasi” . Pakistan menuding pemerintahan Taliban di Kabul telah memberi perlindungan kepada kelompok teroris yang menargetkan keamanan nasional Pakistan. Sementara itu, pihak Afghanistan menuduh Pakistan secara rutin melanggar wilayah udaranya.

Akibat meningkatnya ketegangan tersebut, Pakistan menutup seluruh penyeberangan utama di perbatasannya dengan Afghanistan pada Minggu malam. Menurut laporan Reuters, penutupan mencakup dua jalur utama di Torkham dan Chaman, serta setidaknya tiga jalur kecil di Kharlachi, Angoor Adda, dan Ghulam Khan.

Perbatasan kedua negara yang dikenal sebagai Garis Durand merupakan wilayah yang telah lama disengketakan sejak ditetapkan oleh Inggris pada tahun 1893. Konflik dan baku tembak di sepanjang garis perbatasan itu kerap terjadi dalam beberapa tahun terakhir, terutama sejak Taliban kembali berkuasa di Afghanistan pada 2021.

Pemerhati hubungan luar negeri menilai bentrokan terbaru ini bisa memperburuk stabilitas kawasan Asia Selatan, di tengah meningkatnya aktivitas kelompok bersenjata lintas batas dan hubungan diplomatik yang memburuk antara Islamabad dan Kabul.

(HP)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five − 1 =