Suara Bersama

Menko PM: Tragedi Siswa SD di NTT Jadi Peringatan Keras bagi Semua Pihak

Jakarta, suarabersama.com – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar menilai kasus meninggalnya seorang siswa sekolah dasar berusia 10 tahun di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), harus menjadi peringatan serius bagi semua pihak.

“Peristiwa ini harus menjadi cambuk bagi kita semua,” ujar Muhaimin, yang akrab disapa Cak Imin, di Jakarta, Selasa (3/2/2026) malam.

Menurut dia, tragedi tersebut menunjukkan pentingnya membangun kepekaan sosial dan memastikan setiap anak maupun keluarga yang mengalami kesulitan dapat dengan mudah memperoleh bantuan. Ia juga menekankan perlunya penelusuran mendalam terhadap akar persoalan sosial yang dapat memicu keputusasaan.

“Kita harus membuka diri, mudah dimintai tolong oleh siapa pun. Selain itu, perlu dicari akar masalah frustrasi sosial yang mungkin sudah berlangsung cukup lama,” katanya.

Kasus ini mencuat setelah seorang siswa SD di Ngada ditemukan meninggal dunia. Sebelum kejadian, anak tersebut diketahui sempat kesulitan memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah. Ia juga meninggalkan pesan perpisahan untuk ibunya.

Keluarga korban diketahui hidup dalam keterbatasan ekonomi. Sang ibu merupakan orang tua tunggal yang bekerja sebagai petani sekaligus buruh serabutan untuk menghidupi anak-anaknya.

Tragedi ini memicu perhatian luas dan kembali menyoroti pentingnya perlindungan sosial, dukungan psikologis, serta akses pendidikan yang benar-benar menjangkau keluarga rentan.

Catatan: Jika Anda atau orang di sekitar Anda mengalami tekanan emosional berat, mencari bantuan dari tenaga profesional seperti konselor atau psikolog dapat menjadi langkah penting. Dukungan selalu tersedia, dan Anda tidak perlu menghadapinya sendirian. (kls)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four × three =