Jakarta, Suarabersama.com – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) terus bergerak membantu pemulihan pemukiman warga yang terdampak banjir dan longsor di berbagai wilayah Aceh. Prioritas diberikan kepada rumah para lansia dan guru, agar mereka dapat menyambut Ramadhan dalam kondisi yang lebih layak dan nyaman.
Sejak pagi hingga petang, para prajurit tampak bekerja tanpa henti. Dengan membawa peralatan pembangunan, mereka bergotong royong bersama warga setempat membersihkan lumpur dan memperbaiki bagian rumah yang rusak, sehingga hunian dapat kembali ditempati sebelum bulan ibadah tiba.
Dalam keterangan resmi dari tim media Presiden RI yang diterima di Jakarta, Kamis, disebutkan bahwa sebagian besar rumah yang dibenahi merupakan milik lansia yang sudah tidak lagi memiliki tenaga untuk membersihkan rumahnya sendiri. Kehadiran TNI di tengah masyarakat menjadi penguat harapan di masa pemulihan pasca-bencana.
Di Desa Blang Cut, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, puluhan prajurit terlihat mengangkat lumpur yang masih menumpuk di rumah milik Saiful Bahri (50). Endapan lumpur yang tingginya bahkan melebihi setengah badan orang dewasa dipindahkan secara bertahap menggunakan sekop dan gerobak dorong.
Tak jauh dari sana, rumah Zubaidah (64) di Desa Dayah Kruet juga dibersihkan. Lumpur yang telah mengeras di dalam rumah dikeruk satu per satu oleh para prajurit. Pekerjaan serupa dilakukan di kediaman Rasyidin di Desa Blang Cut.
Di Kecamatan Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang, rumah Boinem dan Reli Rianto di Desa Bandar Khalifah telah selesai dibersihkan. Sementara di wilayah Bireuen, pembersihan dilakukan di rumah Amirullah dan Rosni di Kecamatan Peusangan, serta di rumah Aspiya dan Hasanah di Kecamatan Peusangan Selatan. Di Kecamatan Kuta Blang, rumah Putri juga tak luput dari penanganan.
Di Kabupaten Pidie Jaya, Desa Kota Meureudu menjadi salah satu titik dengan aktivitas pembersihan paling padat. Sejumlah rumah lansia masih dalam proses rehabilitasi.
Tidak hanya hunian warga, TNI juga melakukan rehabilitasi perumahan guru SD Negeri Rantau Panjang di Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang. Prajurit memperbaiki saluran air, membersihkan halaman, mengecat tembok, hingga mengangkat sisa-sisa lumpur yang tersisa.
“Kami ingin memastikan warga, terutama para lansia dan guru, dapat menjalani Ramadhan dengan lebih tenang dan nyaman,” ujar salah satu prajurit di lokasi.
“Ini bukan hanya soal membersihkan rumah, tetapi juga memulihkan semangat dan harapan masyarakat,” tambahnya. (*)



