Suara Bersama

MBG bukan Menghambat, Tapi Justru Memperkuat Program-program Prioritas Kemendikdasmen

Jakarta,Suarabersama.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjadi bagian integral dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia sejak usia dini.

Hingga 18 Februari 2026, MBG telah berhasil menjangkau lebih dari 280.000 satuan pendidikan di seluruh Indonesia, dengan lebih dari 43 juta peserta didik yang menerima manfaat langsung dari program ini.

Angka tersebut tidak hanya menunjukkan luasnya jangkauan program ini, tetapi juga dampak positif yang besar dalam meningkatkan gizi anak-anak di Indonesia.

Mendikdasmen menyatakan bahwa keberhasilan MBG adalah indikasi jelas bahwa program ini memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan peserta didik.

Namun, Mendikdasmen menegaskan bahwa MBG bukanlah sebuah program yang berdiri sendiri.

Program ini adalah bagian dari kebijakan yang lebih besar, yaitu Tujuh Kebiasaan Indonesia Hebat (7 KIH), yang meliputi kebiasaan hidup sehat, beribadah, gemar belajar, dan aktif bermasyarakat.

Menurut Mendikdasmen, makan bergizi bukan hanya soal pemenuhan kebutuhan nutrisi, tetapi juga bagian penting dari pembentukan karakter anak-anak Indonesia.

Baca juga: Menu MBG di Kota Malang Hidangkan Makanan Kering selama Ramadhan

MBG memiliki peran ganda, selain memenuhi kebutuhan gizi, program ini juga mendukung pembentukan kebiasaan hidup sehat yang akan membawa dampak jangka panjang bagi kualitas hidup anak-anak Indonesia.

Keberhasilan MBG juga tak lepas dari upaya pemerintah dalam memperkuat sarana dan prasarana pendidikan.

Pada tahun 2025, Kemendikdasmen telah melakukan pembangunan dan rehabilitasi lebih dari 14.000 toilet di hampir 11.500 satuan pendidikan, serta membangun dan merenovasi lebih dari 6.600 ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).

Sarana seperti toilet yang bersih dan ruang UKS yang memadai adalah bagian penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan mendukung kebiasaan hidup bersih.

Ini semua menjadi fondasi yang sangat penting dalam mendukung keberhasilan program MBG, karena tanpa lingkungan yang sehat, sulit bagi anak-anak untuk tumbuh dan berkembang dengan optimal.

Pembangunan sarana tadi menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya fokus pada aspek gizi, tetapi juga pada aspek fisik dan kebersihan yang mendukung terciptanya pola hidup sehat di kalangan peserta didik.

Dengan memperkuat infrastruktur pendidikan dan kesehatan, program MBG menjadi lebih efektif dan dapat mencapai tujuan utamanya untuk meningkatkan kualitas hidup anak-anak Indonesia.

Kombinasi antara pemberian makanan bergizi dan lingkungan yang mendukung kesehatan menjadikan program ini tidak hanya memberikan manfaat langsung, tetapi juga membentuk kebiasaan baik yang akan membekali siswa dengan pola hidup sehat.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

12 − 2 =