Jakarta,Suarabersama.com – Koperasi Merah Putih merupakan inisiatif untuk penguatan ekonomi desa yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani dan pelaku UMKM. Program ini mendorong kemandirian melalui sistem gotong royong, akses permodalan, serta penyerapan hasil panen dengan harga yang lebih adil.
Secara konsep, koperasi ini dirancang tidak hanya bergerak di simpan pinjam, tetapi juga mengembangkan unit usaha lain seperti distribusi pupuk, kebutuhan pokok, dan dukungan pemasaran produk UMKM Desa. Digitalisasi juga mulai diterapkan untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi pengelolaan.
Salah satu contoh desa yang sudah ada Koperasi Merah Putih adalah Desa Bentangan. Di wilayah tersebut, koperasi dibentuk melalui musyawarah warga dan kelompok tani sebagai respons atas persoalan harga panen yang kerap ditekan tengkulak.
“Dampak yang paling dinyatakan yaitu adanya peningkatan kesejahteraan dari petani maupun UMKM di desa. Karena itu tadi yang tadinya petani itu modal merupakan suatu kendala sekarang tidak lagi menjadi hambatan. Kemudian pada waktu akan mau panen dengan adanya koperasi, tengkulak bisa diatasi,” ujar Kepala Koperasi Desa Merah Putih Desa Bentangan, Bambang Gunarsa, dalam Talkshow yang diselenggarakan oleh Ditjen Komunikasi Publik dan Media Komdigi.
Sekitar 5 bulan berjalan, Koperasi Merah Putih dinilai mulai ada peningkatan kesejahteraan petani sekaligus membuka ruang bagi UMKM lokal agar memiliki akses pasar yang lebih luas. Koperasi Merah Putih relevan dengan kebutuhan ekonomi saat ini. Ia menegaskan bahwa koperasi dapat menjadi motor penggerak agar desa tidak hanya menjual bahan mentah.
“Koperasi ini bukan sistem jadul, tapi sistem modern yang akan menjadi motor penggerak ekonomi Indonesia karena sesuai dengan budaya gotong royong. Kita tidak bisa bergerak sendiri-sendiri karena untuk masyarakat Indonesia kita untuk memajukannya perlu kekuatan yang besar. Kolaborasi dan sinergi inilah yang harus kita perjuangkan bersama,” kata Ella Rizky selaku CEO PT. Nira Lestari sekaligus influencer.
Kedepannya, sinergi antara pemerintah, koperasi, dan masyarakat diharapkan terus diperkuat agar Koperasi Merah Putih mampu menjadi pilar pemerataan kesejahteraan di berbagai desa di Indonesia. (Dwinanda)



