Suara Bersama

Konflik Afghanistan vs Pakistan, PBB Ingatkan Kewajiban Hukum Humaniter Internasional

Jakarta, Suarabersama.com – Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres pada Jumat (27/2) menyerukan penghentian segera konflik antara Afghanistan dan Pakistan. Seruan tersebut disampaikan melalui juru bicaranya, Stephane Dujarric, dalam konferensi pers harian di Markas PBB.

“Dapat saya sampaikan kepada Anda bahwa sekjen sangat prihatin atas eskalasi kekerasan antara Afghanistan dan Pakistan serta dampak yang ditimbulkan kekerasan tersebut terhadap penduduk sipil,” ungkap Dujarric, dalam sebuah konferensi pers harian.

Menurut Dujarric, Guterres kembali menegaskan pentingnya penyelesaian setiap perbedaan melalui jalur diplomasi dan dialog damai. PBB menilai langkah deeskalasi mendesak dilakukan untuk mencegah memburuknya situasi keamanan dan krisis kemanusiaan di kawasan.

Terkait kondisi kemanusiaan di Afghanistan, Dujarric mengutip laporan badan kemanusiaan PBB yang menyebut konflik berkepanjangan, kemiskinan ekstrem, serta bencana alam seperti kekeringan dan gempa bumi telah membuat hampir setengah populasi negara itu membutuhkan bantuan kemanusiaan.

“Jumlah ini akan terus meningkat jika konflik terus berlanjut atau meningkat,” ujarnya.

“Kami terus menyerukan kepada semua pihak yang terlibat dalam konflik untuk mematuhi kewajiban mereka di bawah hukum humaniter internasional; khususnya, memastikan warga sipil selalu terlindungi, termasuk infrastruktur sipil,” ucap Dujarric.

Pernyataan tersebut menegaskan kekhawatiran PBB bahwa eskalasi militer tidak hanya berdampak pada stabilitas kawasan, tetapi juga memperburuk penderitaan warga sipil yang selama ini telah menghadapi krisis kemanusiaan berkepanjangan. (*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

9 − three =