Suara Bersama

KNPB Tolak Rencana Penyatuan Perjuangan dengan TPNPB dan ULMWP

Jayapura, suarabersama.com – Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menegaskan penolakan terhadap rencana penyatuan perjuangan antara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB), dan United Liberation Movement for West Papua (ULMWP). Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Pimpinan KNPB, Victor Yeimo, dalam pertemuan pada kegiatan ibadah syukur 1 Desember melalui akun facebooknya.

Victor menilai penyatuan TPNPB dan ULMWP dalam satu wadah perjuangan justru akan berdampak negatif terhadap upaya politik yang selama ini dibangun oleh pihaknya di kancah internasional. Menurutnya, jika kedua kelompok tersebut bersatu, perjuangan Papua Barat akan dipandang sebagai gerakan yang mengorbankan nyawa manusia.

“Perjuangan Papua nanti akan dicap oleh PBB sebagai perjuangan yang mengorbankan darah manusia,” tulis Victor.

Ia menegaskan bahwa komunitas internasional, termasuk sejumlah negara luar, sudah mengetahui rekam jejak aksi-aksi TPNPB yang kerap menimbulkan korban jiwa warga sipil dan dinilai sebagai kejahatan kemanusiaan.

Victor juga mengungkapkan bahwa sikap serupa sebelumnya pernah ditunjukkan oleh Benny Wenda, selaku presiden pemerintahan sementara Papua Barat. Benny disebut menolak ajakan TPNPB untuk menggabungkan simbol dan gerakan perjuangan Papua Barat.

“Selama ini yang menghambat perjuangan adalah adanya penilaian oleh PBB bahwa TPNPB telah melakukan kejahatan kemanusiaan di Papua,”

Dengan demikian, KNPB menegaskan akan tetap menempuh jalur politik tanpa keterlibatan kelompok bersenjata dalam perjuangan yang mereka klaim sebagai perjuangan Papua Barat. (kls)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

18 − 17 =