Suara Bersama

Kesepakatan Investasi Indonesia–Inggris Diteken, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional

LONDON, Suarabersama — Presiden Prabowo Subianto berhasil mendorong masuknya investasi baru ke Indonesia setelah menandatangani kemitraan strategis dengan Inggris dalam kunjungan kerja resminya ke London. Kesepakatan ini menjadi salah satu tonggak penting dalam memperkuat hubungan ekonomi bilateral antara kedua negara sekaligus membuka peluang investasi yang lebih luas bagi pelaku usaha Indonesia.

Dalam pertemuan yang dihadiri oleh para pemimpin bisnis dari Inggris dan Indonesia, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia kini menjadi tujuan investasi yang semakin menarik bagi modal global karena stabilitas ekonomi, sumber daya alam yang melimpah, serta kebijakan pro-investasi yang terus diperkuat oleh pemerintah.

Presiden mengatakan bahwa Inggris menunjukkan minat besar untuk menanamkan modal di berbagai sektor strategis Indonesia, termasuk teknologi tinggi, energi baru terbarukan, manufaktur bernilai tambah, infrastruktur, serta industri yang berbasis inovasi. Usai penandatanganan kemitraan, kedua negara sepakat untuk memfasilitasi pertukaran investasi dan mempercepat realisasi proyek-proyek yang memberikan nilai tambah bagi kedua belah pihak.

Pemerintah menilai langkah ini sebagai upaya konkret untuk menciptakan lapangan kerja berkualitas, meningkatkan produktivitas nasional, serta mendorong transformasi struktur ekonomi Indonesia. Dengan dukungan investor asing seperti Inggris, Indonesia berharap dapat mempercepat transisi ke industri maju serta meningkatkan daya saing global UMKM dan sektor strategis lainnya.

Dalam sambutannya, Presiden menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya mendorong masuknya investasi besar, tetapi juga berkomitmen untuk menciptakan iklim usaha yang adil dan kondusif bagi investor lokal dan internasional. Pemerintah terus menyederhanakan perizinan, memperkuat perlindungan hukum, serta menerapkan kebijakan yang mendukung pertumbuhan usaha kecil dan menengah agar dapat masuk ke dalam rantai nilai industri global.

Kemitraan strategis ini juga mencakup kerja sama dalam bidang pendidikan dan SDM, dimana perguruan tinggi dan lembaga riset kedua negara akan memperkuat kolaborasi dalam riset, inovasi, serta pengembangan kompetensi tenaga kerja. Ini diharapkan akan membantu Indonesia dalam mempersiapkan tenaga kerja yang kompetitif di era ekonomi digital dan industri 4.0.

Agenda investasi ini disambut antusias oleh pelaku usaha di kedua negara. Pengusaha Indonesia menilai bahwa keterlibatan investor Inggris akan membawa akses teknologi baru, jaringan pasar global, serta transfer keterampilan yang dapat memperkuat daya saing produk Indonesia di pasar internasional.

 

Dengan ditandatanganinya kemitraan strategis ini, pemerintah optimis bahwa Indonesia akan terus menjadi magnet investasi global sekaligus memperluas peluang kerja sama yang memberi manfaat langsung bagi perekonomian nasional dan kesejahteraan rakyat.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

seventeen − three =