Suara Bersama

Kerusakan Jembatan di Aceh Parah, Prabowo Instruksikan Respons Cepat

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan komitmennya kepada para pengungsi di Kota Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara, Senin, bahwa sejumlah jembatan yang mengalami kerusakan akibat banjir bandang dan longsor, termasuk Jembatan Pantai Dona di Desa Salim Pinim, akan segera mendapatkan penanganan perbaikan.

Setibanya di Aceh, Presiden Prabowo langsung menuju Jembatan Pantai Dona, yang berada sekitar 3 kilometer dari Bandara Alas Leuser, Kutacane, untuk melihat kondisi infrastruktur terdampak serta memantau posko-posko pengungsian.

“Kita segera akan membuka, jembatan-jembatan yang rusak akan segera kita perbaiki,” ujar Presiden Prabowo saat berbicara kepada para pengungsi di Desa Bambel Baru, Kutacane, pada Senin, setelah meninjau kondisi Jembatan Pantai Dona.

Di sekitar lokasi jembatan yang telah runtuh, Presiden Prabowo langsung memberikan arahan kepada para pejabat yang mendampingi, termasuk Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo.

Turut hadir pula Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, serta Bupati Aceh Tenggara Muhammad Salim Fakhry.

Di bawah jembatan tersebut, aliran Sungai Alas (Lawe Alas) tampak mengalir deras dengan warna kecokelatan. Sungai Alas, yang melintasi Aceh Tenggara, dikenal sebagai sungai terpanjang di Aceh dan mengalir dari kawasan Gunung Leuser menuju Samudera Hindia.

Pada akses masuk menuju jembatan, garis polisi (police line) berwarna kuning terpasang untuk membatasi masyarakat mendekati area runtuhan.

Jembatan Pantai Dona merupakan salah satu prasarana vital di Aceh Tenggara yang menghubungkan jalur menuju tiga kecamatan, yakni Lawe Alas, Tanoh Alas, dan Babul Rahmah.

Selain Jembatan Pantai Dona, tiga jembatan rangka baja yang mengarah ke kecamatan-kecamatan tersebut, ditambah wilayah Darul Hasanah, juga mengalami kerusakan parah akibat derasnya aliran Sungai Alas pada Kamis (27/11) pekan lalu.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh pada Jumat (28/11) melaporkan bahwa lebih dari 20 jembatan di berbagai daerah ikut terdampak dan mengalami kerusakan berat akibat banjir bandang serta longsor.

Di Aceh Tenggara, beberapa jembatan yang putus total antara lain Jembatan Silayakh, Jembatan Natam, Jembatan Salim Pipit, Jembatan Mbarung, serta Jembatan Pantai Dona.

Di Kabupaten Gayo Lues, kerusakan juga ditemukan pada Jembatan Pasir Putih dan Jembatan Pintu Rime. Sementara itu, di Aceh Singkil, jembatan yang terdampak meliputi Jembatan Suak Toben, Jembatan Suak Sigide Tepin Tinggi, dan Jembatan Gosong Telaga.

Di Kabupaten Bireuen, banjir bandang turut merusak beberapa jembatan rangka baja, termasuk Jembatan Teupin Reudep di Kecamatan Peusangan Selatan dan jembatan rangka baja di Ule pada ruas jalan kabupaten.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 × 4 =