Suara Bersama

Kasus Dugaan Keracunan MBG di Grobogan Capai 803 Orang, Puluhan Masih Jalani Perawatan

Jakarta, suarabersama.com – Jumlah warga yang diduga mengalami keracunan akibat menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, kembali bertambah. Dinas Kesehatan (Dinkes) Grobogan mencatat total korban terdampak hingga Selasa (13/1/2026) mencapai 803 orang.

Kepala Dinkes Grobogan, Djatmiko, mengatakan angka tersebut merupakan akumulasi sejak kasus pertama dilaporkan. Dari jumlah itu, sebagian besar korban telah pulih setelah mendapatkan penanganan medis. “Total yang terdampak ada 803 orang. Mayoritas sudah dinyatakan membaik dan sembuh,” ujar Djatmiko saat dikonfirmasi, Selasa pagi.

Ia menjelaskan, sebanyak 688 orang telah selesai menjalani perawatan, baik di puskesmas, fasilitas kesehatan lainnya, maupun penanganan di lokasi pondok. Sementara itu, 115 orang sempat dirawat inap di sejumlah fasilitas kesehatan. “Hari ini 61 pasien rawat inap sudah diperbolehkan pulang. Saat ini masih ada 54 orang yang menjalani perawatan lanjutan,” katanya.

Kasus dugaan keracunan ini pertama kali mencuat di Kecamatan Gubug. Ratusan siswa dan warga dilaporkan mengalami keluhan kesehatan setelah mengonsumsi makanan dari program MBG yang dibagikan pada Jumat (9/1/2026).

Gejala mulai dirasakan pada Jumat malam, ditandai dengan mual, muntah, dan diare. Kondisi tersebut membuat banyak siswa tidak masuk sekolah keesokan harinya. “Keluhan muncul Jumat malam. Sabtu pagi kami langsung melakukan pemeriksaan di lapangan, dan banyak siswa tidak hadir ke sekolah karena sakit,” tutur Djatmiko.

Hingga kini, Dinkes Grobogan masih terus memantau kondisi para korban serta menelusuri penyebab pasti dugaan keracunan guna mencegah kejadian serupa terulang. (kls)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nineteen − 15 =