Jakarta, suarabersama.com – Polda Papua Tengah merotasi jabatan Kapolres Dogiyai menyusul memanasnya situasi keamanan di wilayah tersebut. Pergantian ini dilakukan sebagai bagian dari evaluasi internal untuk menjaga stabilitas dan meningkatkan kinerja kepolisian.
Kepala Bidang Humas Polda Papua Tengah I Made Suartika menjelaskan, kebijakan tersebut tertuang dalam surat perintah Kapolda Papua Tengah. Ia menyebut langkah ini diambil guna menjawab harapan masyarakat terhadap kondisi keamanan yang lebih kondusif.
Jabatan Kapolres Dogiyai yang sebelumnya dipegang Kompol Y Mince Mayor kini digantikan oleh Denis A. Putra sebagai pelaksana tugas (Plt). Sebelumnya, Denis menjabat sebagai Kasubdit di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Papua Tengah.
Menurut Suartika, pejabat baru diharapkan mampu menghadapi tantangan di lapangan, terutama dalam memulihkan keamanan di Dogiyai yang sempat bergejolak.
Terkait laporan adanya korban sipil dalam konflik, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan bersama Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri. Proses pendalaman terus dilakukan untuk memastikan fakta yang sebenarnya.
Polda juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Dukungan publik dinilai penting untuk menjaga situasi tetap aman.
Sebelumnya, kondisi Dogiyai memanas sejak akhir Maret 2026 setelah seorang anggota polisi berinisial JE (24) ditemukan meninggal dunia dengan luka serius di Distrik Kamuu. Peristiwa itu diduga menjadi pemicu konflik antara warga dan aparat.
Pihak kepolisian memastikan langkah-langkah pengamanan dan penanganan terus dilakukan agar situasi di wilayah tersebut kembali stabil. (kls)



