Jakarta, Suarabersama.com – Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid, mengumumkan bahwa white paper yang berisi usulan dan rekomendasi dari dunia usaha untuk pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka akan segera selesai dan diharapkan rampung pada Agustus 2024. White paper ini merupakan upaya konkret dari Kadin untuk mendukung program kerja pemerintah periode 2024-2029.
Dalam konferensi pers di Menara Kadin, Jakarta Selatan, Arsjad menyatakan bahwa white paper tersebut didasarkan pada masukan dari Kadin di seluruh Indonesia, serta dari asosiasi sektoral, pengusaha luar negeri yang sudah berinvestasi di Indonesia, dan Kadin Internasional. Tujuan dari white paper ini adalah untuk mengidentifikasi isu-isu ekonomi strategis yang penting saat ini dan untuk lima tahun ke depan.
Arsjad menggarisbawahi tiga isu utama dalam pandangan pelaku usaha: pertama, optimalisasi sektor-sektor strategis yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi; kedua, penguatan kapasitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) nasional; dan ketiga, peningkatan kesejahteraan kelas menengah. Menurutnya, penanganan efektif terhadap ketiga isu ini akan menjadi kunci keberhasilan dalam mencapai visi Indonesia Emas 2045.
Lebih lanjut, Arsjad menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan di Indonesia untuk mencapai tujuan bersama ini. White paper yang disusun oleh Kadin ini diharapkan dapat menjadi panduan yang berharga bagi legislatif dan eksekutif dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang efektif.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Koordinator Peningkatan Kualitas Manusia, Ristek, dan Teknologi Kadin, Carmelita Hartoto, menambahkan bahwa white paper ini juga diharapkan dapat memperkuat program pembangunan 2024-2029 serta mendukung implementasi Asta Cita dan 17 program prioritas dari pemerintahan Prabowo-Gibran.
Dengan semangat kolaboratif dan gotong royong, Kadin berkomitmen untuk terus memperkuat peran sebagai organisasi bisnis yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan ekonomi nasional. Carmelita mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus bekerja sama guna mencapai visi Indonesia Emas 2045 yang tangguh, sejahtera, inklusif, dan berkelanjutan.
(XLY)



