Suara Bersama

Jusuf Kalla Tegaskan Pengibaran Bendera GAM Tak Cerminkan Aspirasi Warga Aceh

Jakarta, suarabersama.com – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla menilai aksi pengibaran bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang belakangan terjadi tidak mencerminkan kehendak mayoritas masyarakat Aceh. Menurutnya, tindakan tersebut lebih dipicu oleh luapan emosi segelintir pihak. “Rakyat Aceh pada dasarnya sudah ingin hidup damai dan menikmati hasil perdamaian,” ujar Jusuf Kalla saat ditemui di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (2/1/2026).

Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 itu menegaskan, penggunaan simbol-simbol GAM bertentangan dengan semangat Perjanjian Helsinki yang mengakhiri konflik Aceh. Dalam kesepakatan tersebut, lambang-lambang yang berkaitan dengan gerakan bersenjata tidak lagi diperkenankan digunakan. JK menilai, langkah-langkah provokatif semacam itu justru berpotensi mengganggu stabilitas dan ketenangan yang telah dibangun selama bertahun-tahun pascaperdamaian.

Sebelumnya, aparat keamanan membubarkan aksi pengibaran kain umbul-umbul menyerupai bendera GAM di kawasan Jalan Nasional Banda Aceh–Medan, tepatnya di Simpang Kandang, Meunasah Mee, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe. Pembubaran sempat diwarnai ketegangan, namun berlangsung tanpa kekerasan. Komandan Korem 011/Lilawangsa Kolonel Infanteri Ali Imran menjelaskan, aparat mengedepankan pendekatan persuasif dalam menangani massa. Umbul-umbul yang dibawa peserta aksi akhirnya diserahkan secara sukarela, dan massa membubarkan diri secara bertahap.

Dalam pengamanan tersebut, aparat juga mengamankan seorang pria yang diduga sebagai provokator. Dari tangan yang bersangkutan, petugas menemukan tas berisi senjata api jenis pistol serta senjata tajam berupa rencong.

Insiden itu turut mendapat perhatian Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Pada Senin (29/12/2025), Agus menegaskan komitmen TNI untuk menindak tegas setiap bentuk provokasi, termasuk pengibaran simbol GAM. (kls)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

17 + 6 =