Suara Bersama

Iran Bantah Ada Kesepakatan Gencatan Senjata dengan Israel, Respons Pernyataan Presiden AS

Jakarta, Suarabersama – Seorang pejabat tinggi Iran menyampaikan klarifikasi terkait klaim yang menyebut telah terjadi kesepakatan gencatan senjata antara negaranya dan Israel. Hal ini menyusul pengumuman dari Presiden Amerika Serikat yang sebelumnya menyatakan bahwa konflik antara kedua negara telah dihentikan.

Dalam pernyataan resmi, Iran menegaskan bahwa belum ada kesepakatan formal mengenai penghentian serangan. Namun, pihak Teheran menyatakan bersedia menghentikan aksi militer jika Israel juga menghentikan serangannya.

“Hingga saat ini, belum ada kesepakatan mengenai gencatan senjata atau penghentian operasi militer,” ujar pejabat tersebut dalam pernyataannya di media sosial.

Ia menambahkan, “Jika rezim Israel menghentikan tindakan agresifnya terhadap rakyat kami sebelum pukul 4 pagi waktu Teheran, maka kami tidak akan melanjutkan respons militer kami.”

Sementara itu, Presiden AS sempat mengunggah pernyataan di media sosial yang menyebut bahwa kesepakatan telah dicapai. Dalam unggahannya, ia menyatakan bahwa kedua negara akan memulai gencatan senjata secara bertahap, dimulai dalam waktu enam jam sejak pengumuman.

Ia juga menyebut bahwa masa gencatan senjata ini akan berlangsung selama 12 jam, dan pada jam ke-24, konflik selama 12 hari itu secara resmi dianggap telah berakhir. Presiden AS menyampaikan apresiasinya atas keberanian kedua pihak yang bersedia mengakhiri konflik ini.

“Ini adalah konflik yang bisa saja berlangsung bertahun-tahun dan meluas ke seluruh kawasan, tetapi itu tidak terjadi dan tidak akan terjadi,” tulisnya dalam unggahan tersebut, seraya memberikan doa untuk perdamaian bagi kawasan dan dunia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 + thirteen =