Suara Bersama

ESDM fokus kembangkan nuklir, hidrogen, dan amonia untuk dekarbonisasi

Jakarta,Suarabersama.com – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) fokus mengembangkan energi baru seperti nuklir, hidrogen, dan amonia untuk melakukan dekarbonisasi industri.

“Kami melihat bagaimana pengembangan energi baru seperti nuklir, hidrogen, dan amonia itu harus menjadi fokus kita ke depan dalam rangka dekarbonisasi industri,” ujar Wakil Menteri ESDM Yuliot dalam acara “Peta Jalan Dekarbonisasi Industri Indonesia 2026: Kemitraan, Permodalan, dan Teknologi” yang digelar di Jakarta, Selasa.

Yuliot menyampaikan negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Korea Selatan, dan Jepang menggunakan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) untuk meningkatkan bauran energi bersihnya.

Sedangkan, untuk Indonesia, lanjut dia, sesungguhnya sudah berencana untuk mengembangkan PLTN sejak 1960.

“Presiden pertama Indonesia (Soekarno) sudah mencanangkan dan juga membuat beberapa prototipe untuk reaktor nuklir, ada di Yogyakarta, di Bandung, ada di Serpong, tetapi belum pernah masuk ke skala industri,” ucap Yuliot.

Dalam tahapan perencanaan itu, Yuliot menyampaikan Indonesia sudah bekerja sama dengan negara-negara yang memiliki teknologinya, seperti Amerika Serikat, Kanada, Korea Selatan, China, dan Rusia.

“Negara-negara maju, dalam rangka hilirisasi, mereka justru memanfaatkan PLTN sebagai pembangkit yang ramah lingkungan dan ini memberikan daya saing karena harga jual listriknya lebih kompetitif,” kata Yuliot.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjelaskan pengembangan tenaga nuklir menjadi salah satu fokus kerja Dewan Energi Nasional untuk memanfaatkan potensi energi baru dan terbarukan di Indonesia.

Walaupun demikian, Bahlil belum dapat menjelaskan lebih lanjut rencana pengembangan tenaga nuklir tersebut, karena Dewan Energi Nasional masih akan rapat perdana terlebih dahulu, dan melaporkan hasilnya kepada Presiden Prabowo Subianto.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × 5 =