Jakarta – Memasuki satu tahun masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menekankan pentingnya menjaga disiplin fiskal dan memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, mengatakan dukungan fiskal yang berkelanjutan dan koordinasi lintas level pemerintahan menjadi kunci dalam memastikan efektivitas program ekonomi nasional. “Kinerja ekonomi nasional sangat bergantung pada soliditas antarlevel pemerintahan. Kalau sinergi pusat dan daerah berjalan baik, manfaat stimulus akan dirasakan hingga pelosok,” ujar Misbakhun dalam keterangannya, Senin (20/10/2025).
Misbakhun juga menyoroti paket stimulus ekonomi pemerintah yang mencakup bantuan sosial, pembiayaan UMKM, insentif industri, serta program magang nasional. Menurutnya, langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah memperkuat fondasi ekonomi menuju visi Indonesia Emas 2045. “Jika dijalankan konsisten dan tepat sasaran, pertumbuhan ekonomi bisa dijaga di kisaran lima persen atau bahkan lebih tinggi,” tegasnya.
Meski begitu, Misbakhun mengingatkan bahwa keberhasilan kebijakan ekonomi tidak hanya diukur dari besarnya alokasi anggaran, melainkan dari kecepatan dan ketepatan pelaksanaan di lapangan.
Ia menilai stimulus perlu diarahkan pada sektor-sektor produktif, seperti hilirisasi sumber daya alam, pertanian bernilai tambah, dan ekspor berbasis inovasi.“Kita harus memastikan stimulus tidak hanya mendorong konsumsi, tapi juga memperkuat struktur ekonomi agar Indonesia naik kelas,” ujar politikus Partai Golkar tersebut.



