Jakarta, Suarabersama.com – Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana (Galapana) DPR RI terus memperketat fungsi pengawasan terhadap proses pemulihan pascabencana banjir dan tanah longsor di wilayah Sumatera. Pengawasan tersebut difokuskan pada empat prioritas utama yang dinilai krusial dalam memastikan pemulihan berjalan efektif dan berkelanjutan.
Koordinator Satgas Galapana DPR RI, TA Khalid, menegaskan bahwa pengawasan dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pemulihan terlaksana sesuai perencanaan. “Satgas Galapana berharap setiap tahapan pemulihan berjalan sesuai rencana, dengan menekankan akuntabilitas dan respons cepat terhadap kendala yang muncul di lapangan,” kata TA Khalid dalam keterangannya yang diterima di Banda Aceh, Selasa.
Menurutnya, penguatan pengawasan ini bertujuan agar seluruh program pemulihan dapat tepat sasaran, terkoordinasi dengan baik, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat terdampak bencana.
TA Khalid menjelaskan, terdapat empat fokus utama pengawasan Satgas Galapana, yakni percepatan pemulihan infrastruktur dasar untuk membuka kembali akses wilayah terisolasi, penanganan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak, pemulihan layanan sosial dasar, serta penguatan pembersihan lingkungan pascabencana.
“Keempat prioritas tersebut menjadi kunci dalam mendorong percepatan pemulihan kehidupan masyarakat pascabanjir,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengawasan dilakukan secara berkala melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, serta pemantauan langsung ke lapangan untuk memastikan implementasi program berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Selain pengawasan, Satgas Galapana juga mendorong penguatan sinergi antarinstansi dalam rapat koordinasi bersama sejumlah penanggung jawab program (PIC) dari kementerian terkait. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat realisasi program pemulihan pascabencana.
Salah satu upaya yang didorong adalah optimalisasi skema padat karya atau cash for works, yang dinilai mampu mempercepat pembersihan lingkungan sekaligus mendukung pemulihan ekonomi warga terdampak.
“Satgas Galapana berkomitmen untuk terus mengawal proses pemulihan seluruh kebutuhan dasar masyarakat terdampak terpenuhi dan aktivitas sosial ekonomi dapat kembali berjalan normal,” demikian TA Khalid. (*)



