Suara Bersama

Lapas Pemuda Plantungan Dorong Reintegrasi Sosial Warga Binaan melalui Kirab Budaya Kendal

SUARABERSAMA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIB Plantungan terus memperkuat upaya reintegrasi sosial warga binaan melalui pendekatan yang humanis dan berbasis budaya. Hal tersebut ditunjukkan dengan kehadiran Kepala Lapas dalam prosesi Kirab Budaya di kawasan wisata Curug Jeglong, Kabupaten Kendal, Sabtu (11/7).

Kegiatan budaya yang diikuti oleh jajaran Forkopimcam, tokoh adat, dan masyarakat setempat ini menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara Lapas dengan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga membuka ruang dialog yang konstruktif mengenai program pembinaan warga binaan.

Dalam kesempatan tersebut, jajaran Lapas Pemuda Plantungan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai alur pembinaan yang diterapkan di dalam Lapas. Masyarakat juga dapat melihat langsung berbagai hasil karya produktif warga binaan yang dihasilkan melalui program pembinaan kemandirian.

“Kami ingin masyarakat mengetahui bahwa proses pembinaan di Lapas Pemuda Plantungan dilaksanakan secara profesional, transparan, dan berorientasi pada pembentukan pribadi warga binaan yang lebih mandiri. Seluruh layanan pemasyarakatan kami jalankan dengan prinsip integritas, bebas pungli, dan mengedepankan pelayanan yang akuntabel,” ujar Kepala Lapas Pemuda Plantungan.

Partisipasi Lapas dalam kegiatan kemasyarakatan ini merupakan implementasi dari Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, yang menegaskan pentingnya dukungan dan partisipasi masyarakat dalam keberhasilan pembinaan warga binaan.

Keberhasilan pendekatan tersebut juga tercermin dari capaian Survei Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Lapas Pemuda Plantungan yang berada pada kategori “Sangat Baik”. Capaian ini menunjukkan bahwa keterbukaan dan pelibatan masyarakat dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja pemasyarakatan.

Melalui kegiatan Kirab Budaya, Lapas Pemuda Plantungan berharap masyarakat dapat melihat secara langsung upaya pembinaan yang dilakukan serta memberikan dukungan positif bagi warga binaan. Dukungan masyarakat dinilai sangat penting untuk membantu warga binaan kembali beradaptasi dan berkontribusi secara produktif setelah menyelesaikan masa pembinaan.

Dengan terjalinnya hubungan yang harmonis antara Lapas dan masyarakat, diharapkan proses reintegrasi sosial warga binaan dapat berjalan lebih optimal. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya bersama untuk menciptakan lingkungan sosial yang inklusif, aman, dan mendukung pencegahan residivisme.

Kedua versi di atas dapat dipilih sesuai karakter portal media Anda. Versi pertama lebih menonjolkan transparansi dan kedekatan dengan masyarakat, sedangkan versi kedua lebih menekankan reintegrasi sosial warga binaan melalui pendekatan budaya.(*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five − 4 =