Jakarta, Suarabersama.com – Ribuan massa yang tergabung dalam Aksi 2626 memadati kawasan Balai Kota Sukabumi, Selasa (2/6/2026). Aksi tersebut digelar sebagai bentuk penyampaian aspirasi kepada Pemerintah Kota Sukabumi dengan tuntutan utama agar Wali Kota menepati sejumlah janji politik yang sebelumnya disampaikan kepada masyarakat.
Massa yang terdiri dari unsur ketua RT, RW, mahasiswa, komunitas, dan berbagai elemen masyarakat berkumpul sejak pagi hari di sekitar Balai Kota. Mereka membawa spanduk dan poster berisi tuntutan terkait realisasi program-program yang dinilai belum berjalan sesuai harapan masyarakat.
Salah satu tuntutan utama yang disuarakan peserta aksi adalah realisasi program dana abadi yang sebelumnya disebut menjadi bagian dari janji politik kepada masyarakat. Selain itu, massa juga meminta adanya kejelasan terkait berbagai kebijakan yang dinilai berdampak langsung terhadap pelayanan publik di tingkat lingkungan.
Forum RT/RW Kota Sukabumi yang menjadi salah satu penggagas aksi menilai para pengurus lingkungan merupakan ujung tombak pelayanan masyarakat. Karena itu, mereka berharap pemerintah daerah memberikan perhatian serius terhadap berbagai aspirasi yang telah disampaikan selama ini.
Selain menagih janji politik, peserta aksi juga menyoroti pernyataan yang dianggap menimbulkan polemik terkait keberadaan dan legitimasi forum RT/RW. Massa meminta wali kota memberikan klarifikasi sekaligus menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat pernyataan yang menyinggung para pengurus lingkungan.
Dalam aksi tersebut, sejumlah kelompok mahasiswa turut menyampaikan kritik terhadap kebijakan pemerintah daerah. Mereka meminta pemerintah lebih fokus pada program yang menyentuh kebutuhan masyarakat dan meningkatkan komunikasi dengan berbagai elemen warga.
Pengamanan aksi dilakukan aparat kepolisian dan unsur terkait guna memastikan kegiatan berlangsung tertib. Hingga aksi berlangsung, massa tetap menyuarakan tuntutan mereka melalui orasi dan dialog dengan perwakilan pemerintah daerah.
Aksi 2626 disebut sebagai salah satu mobilisasi massa terbesar di Kota Sukabumi tahun ini. Para peserta berharap aspirasi yang mereka sampaikan tidak berhenti sebagai seremonial demonstrasi, melainkan menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut nyata dari pemerintah daerah.



