Suara Bersama

DPR Siap Dalami Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Lewat Timwas Intelijen

JAKARTA, suarabersama.com — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, TB Hasanuddin, menyatakan DPR akan mendalami kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus melalui mekanisme pengawasan intelijen.

Menurutnya, penanganan kasus ini tidak bisa dianggap biasa karena terdapat dugaan keterlibatan unsur Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI. Untuk itu, DPR dapat mengoptimalkan peran Tim Pengawas (Timwas) Intelijen.

“Karena ada dugaan keterlibatan aparat intelijen, maka perlu pendalaman khusus melalui mekanisme pengawasan DPR,” ujar Hasanuddin.

Ia menjelaskan, Timwas Intelijen berada di bawah Komisi I DPR dan terdiri dari perwakilan fraksi serta pimpinan komisi. Tim ini memiliki mandat untuk melakukan pengawasan terhadap aktivitas intelijen, dengan tetap menjaga kerahasiaan informasi sesuai aturan.

Kewenangan tersebut mengacu pada Undang-Undang Intelijen Negara yang memberi ruang bagi DPR, khususnya Komisi I, untuk melakukan pengawasan eksternal terhadap lembaga intelijen.

Melalui mekanisme itu, DPR dapat memanggil pihak terkait, termasuk pemerintah dan TNI, guna meminta penjelasan serta mendorong proses penyelidikan yang menyeluruh.

Hasanuddin menegaskan, penanganan kasus ini harus dilakukan secara transparan dan profesional. Ia juga meminta aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap siapa pun yang terbukti terlibat demi menjaga kepercayaan publik terhadap institusi negara. (kls)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

6 + nineteen =