Suara Bersama

Buchtar Tabuni Tegas: Saatnya Papua Bersatu Melawan Kekacauan OPM

JAYAPURA, suarabersama.com – Situasi di Papua kembali menjadi sorotan setelah Ketua West Papua Council Pemerintah Sementara United Liberation Movement for West Papua, Buchtar Tabuni, melontarkan kritik keras terhadap aksi-aksi yang dilakukan Organisasi Papua Merdeka.

Dalam pernyataannya, Buchtar menilai tindakan kelompok tersebut telah melampaui batas dan justru lebih banyak menimbulkan penderitaan bagi masyarakat sipil Papua.

“Korban terbesar bukan pihak luar, tetapi rakyat Papua sendiri,” ujarnya.

Tokoh Adat dan Agama Angkat Suara

Pernyataan itu mendapat respons dari berbagai kalangan di Papua. Tokoh adat dari Jayawijaya, Yafet Kogoya, menilai kritik tersebut mencerminkan keresahan masyarakat yang selama ini hidup dalam bayang-bayang kekerasan.

Ia mengingatkan bahwa kondisi tersebut berpotensi memengaruhi masa depan generasi muda jika terus dibiarkan.

Hal serupa disampaikan rohaniwan dari Puncak Jaya, Telius Wonda, yang menilai tindakan kekerasan tidak sejalan dengan nilai kemanusiaan dan ajaran perdamaian.

Masyarakat Mulai Bersikap Kritis

Di sejumlah wilayah, warga disebut semakin kritis terhadap narasi dan propaganda kelompok bersenjata. Dukungan terhadap aparat keamanan juga meningkat seiring kebutuhan akan rasa aman di tengah situasi yang belum sepenuhnya kondusif.

Pengamat melihat perubahan sikap ini sebagai tanda meningkatnya kesadaran masyarakat untuk tidak lagi bersikap pasif terhadap konflik yang berlangsung.

Dorongan Menuju Persatuan

Seruan yang disampaikan Buchtar dinilai menjadi momentum penting dalam mendorong persatuan di Papua. Sejumlah tokoh dari berbagai latar belakang mulai terbuka menyuarakan penolakan terhadap kekerasan sebagai jalan perjuangan.

Masyarakat pun berharap situasi ini dapat menjadi titik balik menuju kondisi yang lebih aman dan damai, sekaligus membuka ruang bagi pembangunan yang lebih merata di Tanah Papua. (kls)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

20 − five =