Jakarta, suarabersama.com – PT ASDP Indonesia Ferry memperkuat layanan penyeberangan di lintasan Pelabuhan Gilimanuk menyusul lonjakan arus mudik menuju Jawa. Perusahaan menerapkan sejumlah langkah operasional untuk mengurai kepadatan kendaraan dan penumpang.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, mengatakan salah satu langkah yang dilakukan adalah menerapkan skema Tiba-Bongkar-Berangkat (TBB). Melalui skema ini, kapal yang tiba di pelabuhan langsung menurunkan muatan dan segera kembali berlayar tanpa melakukan pemuatan kendaraan baru.
Pola tersebut diterapkan di beberapa dermaga, yakni MB1, MB4, dan LCM, guna mempercepat rotasi kapal dan memperlancar arus penyeberangan.
Tambahan 35 Kapal
Selain itu, ASDP juga mengoperasikan pola operasi padat dengan menambah 35 kapal pada rute Pelabuhan Ketapang – Pelabuhan Gilimanuk. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitas angkut di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Idul Fitri.
Heru menjelaskan bahwa pengaturan lalu lintas di jalur antrean serta optimalisasi pelayanan di pelabuhan terus dilakukan bersama berbagai pihak terkait agar kendaraan tetap bergerak dan antrean dapat segera terurai.
Penumpang dan Kendaraan Naik Signifikan
Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran, arus penyeberangan dari Bali menuju Pulau Jawa pada H-6 menunjukkan peningkatan tajam. Jumlah penumpang tercatat mencapai 80.416 orang atau naik sekitar 33,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kenaikan juga terjadi pada kendaraan roda dua yang mencapai 18.306 unit atau meningkat 52,7 persen. Sementara kendaraan roda empat tercatat 5.044 unit, naik 9,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Untuk kendaraan angkutan umum, jumlah bus tercatat 945 unit atau meningkat sekitar 39 persen, sedangkan truk mencapai 1.590 unit atau turun 13,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Secara keseluruhan, total kendaraan yang menyeberang dari Bali menuju Jawa pada H-6 mencapai 25.885 unit, meningkat 35,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. General Manager ASDP Cabang Ketapang, Arief Eko, menegaskan pihaknya terus meningkatkan kapasitas layanan dan mempercepat proses penyeberangan agar antrean kendaraan dapat segera terurai. Ia juga mengimbau pengguna jasa untuk mengikuti arahan petugas demi kelancaran perjalanan bersama. (kls)



