Suara Bersama

Iran dan Rusia Gelar Latihan Laut di Laut Oman di Tengah Ketegangan dengan AS

Jakarta, Suarabersama.com – Iran dan Rusia dijadwalkan menggelar latihan militer laut bersama di perairan Laut Oman pada Kamis (19/2), di tengah meningkatnya ketegangan antara Teheran dan Amerika Serikat (AS). Kegiatan ini berlangsung saat Iran juga tengah melakukan perundingan dengan Washington terkait program nuklir di Jenewa.

Juru bicara latihan, Laksamana Muda Hassan Maghsoudloo, menyampaikan bahwa latihan gabungan angkatan laut kedua negara akan digelar di Laut Oman serta wilayah utara Samudra Hindia.

“Latihan angkatan laut bersama Republik Islam Iran dan Rusia akan berlangsung besok (Kamis) di Laut Oman dan Samudra Hindia utara,” ujarnya kepada kantor berita ISNA, sebagaimana dikutip AFP.

Ia menambahkan bahwa latihan ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan maritim sekaligus memperkuat kerja sama strategis antara kedua angkatan laut, meski tidak merinci durasi kegiatan tersebut.

Sebelumnya, pada Senin, Pasukan Pengawal Revolusi Iran (IRGC) juga melaksanakan latihan militer di kawasan Selat Hormuz. Langkah tersebut dipandang sebagai sinyal tantangan terhadap keberadaan armada angkatan laut AS di wilayah strategis tersebut.

Latihan ini berlangsung setelah Iran menunjukkan sikap konstruktif usai putaran kedua negosiasi nuklir yang dimediasi Oman di Jenewa pada Selasa.

Perundingan sebelumnya sempat terhenti menyusul serangan besar-besaran Israel terhadap Iran pada Juni 2025, yang memicu konflik bersenjata selama 12 hari dan sempat melibatkan AS.

Dalam merespons situasi tersebut, Presiden AS Donald Trump mengerahkan kekuatan angkatan laut dalam jumlah besar ke kawasan, yang disebutnya sebagai “armada”.

Di sisi lain, sejumlah pejabat Iran berulang kali mengancam akan menutup Selat Hormuz apabila eskalasi dengan AS terus meningkat, meskipun hingga kini ancaman tersebut belum pernah direalisasikan.

Selat Hormuz sendiri merupakan jalur strategis utama bagi distribusi minyak dan gas alam cair dunia, serta kerap menjadi titik panas berbagai insiden keamanan.

Seiring memanasnya kembali hubungan AS-Iran selama proses negosiasi, kawasan ini kembali menjadi perhatian dunia. Iran pun mengumumkan bahwa sebagian wilayah Selat Hormuz akan ditutup sementara selama beberapa jam pada Selasa lalu, dengan alasan keamanan guna mendukung kelancaran latihan militer. (*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eleven − 1 =