Jakarta,Suarabersama.com – Indonesia kembali menegaskan peran aktifnya dalam diplomasi internasional dengan bergabung ke dalam Dewan Perdamaian Gaza, sebuah forum multilateral yang dibentuk untuk mendorong stabilitas, gencatan senjata berkelanjutan, serta rekonstruksi pascakonflik di wilayah Gaza, Palestina. Keikutsertaan Indonesia dinilai sebagai bentuk konkret komitmen negara terhadap perjuangan kemanusiaan dan perdamaian global.
Pemerintah Indonesia menyampaikan bahwa masuknya Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza sejalan dengan amanat konstitusi untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Indonesia menilai bahwa situasi kemanusiaan di Gaza membutuhkan keterlibatan aktif komunitas internasional yang berimbang, objektif, dan berpihak pada perlindungan warga sipil.
Sebagai anggota dewan, Indonesia akan berperan dalam mendorong dialog inklusif antara para pihak, penguatan mekanisme penghentian kekerasan, serta pengawalan distribusi bantuan kemanusiaan agar tepat sasaran dan tidak terhambat konflik. Selain itu, Indonesia juga akan mendorong agenda rekonstruksi jangka panjang, termasuk pemulihan infrastruktur sipil, layanan kesehatan, pendidikan, dan ekonomi masyarakat Gaza.
Pemerintah menegaskan bahwa posisi Indonesia tetap konsisten mendukung solusi dua negara (two-state solution) sebagai jalan keluar yang adil dan berkelanjutan bagi konflik Palestina-Israel. Keanggotaan dalam Dewan Perdamaian Gaza dipandang sebagai sarana strategis untuk memperkuat suara negara-negara Global South dalam upaya penyelesaian konflik yang selama ini berlarut-larut.
Langkah ini juga mencerminkan kepercayaan komunitas internasional terhadap diplomasi Indonesia yang dikenal moderat, independen, dan berorientasi pada perdamaian. Dengan rekam jejak aktif dalam misi perdamaian PBB dan diplomasi kemanusiaan, Indonesia diharapkan mampu menjadi jembatan dialog serta penyeimbang kepentingan geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Pemerintah menegaskan akan terus mengedepankan pendekatan kemanusiaan dan diplomasi damai, sembari mengajak seluruh pihak internasional untuk menghentikan eskalasi konflik dan mengutamakan perlindungan warga sipil. Keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza menjadi bukti bahwa dukungan terhadap Palestina tidak hanya bersifat retoris, tetapi diwujudkan melalui langkah nyata di forum global.



