Suara Bersama

Akses Terputus, Aceh Darurat Banjir—Mualem Minta Penanganan Super Cepat

Jakarta – Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem tak mampu menahan air mata ketika menyampaikan situasi terkini penanganan banjir dan longsor yang melanda Aceh sejak Sabtu (29/11). Ia menggambarkan bahwa bencana yang terjadi beberapa hari terakhir meninggalkan kerusakan parah pada permukiman warga, seakan mengulang kembali dahsyatnya “tsunami kedua” di wilayah tersebut.

Menurut Mualem, terdapat sekitar empat kampung yang hilang tersapu banjir bandang dan longsor, termasuk kawasan Sawang serta Jambo Aye di Aceh Utara, hingga beberapa kampung di wilayah Peusangan, Bireuen.

“Ada beberapa kampung hilang entah ke mana, yaitu Sawang, Jambo Aye di Aceh Utara, Peusangan di Bireuen, malam itu 4 kampung juga gak tau entah ke mana. Jadi Aceh sekarang seperti tsunami kedua,” tutur Mualem dalam kondisi terharu saat menghadiri Apel Tim Recovery Bencana di Landasan Udara Sultan Iskandar Muda (SIM) akhir pekan lalu.

Ia menegaskan bahwa penanganan banjir dan longsor yang berdampak pada 18 kabupaten/kota di Aceh harus dilakukan secara cepat, terencana, dan tanpa penundaan sedikit pun. Percepatan pembukaan akses darat menjadi prioritas utama agar distribusi logistik bisa segera menjangkau masyarakat, terutama warga yang masih terisolasi di pedalaman.

“Tugas kita adalah melayani mereka yang terdampak. Tidak boleh ada jeda kemanusiaan di lapangan,” ujar Mualem.

Situasi terbaru pada Senin (1/12) menunjukkan bahwa bantuan logistik serta kebutuhan di pos pengungsian mulai memasuki wilayah terdampak yang sebelumnya terputus, seperti Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues, dan Aceh Tamiang. Meski demikian, jumlah bantuan masih terbatas karena akses menuju daerah tersebut hanya dapat ditempuh melalui jalur udara, sementara jalan darat masih belum dapat digunakan.

Pemerintah juga tengah mempercepat pembangunan jembatan bailey di jalur Bireuen–Aceh Utara untuk memperlancar distribusi bantuan melalui jalur darat. “Konektivitas Bireuen-Aceh Utara sudah mendapatkan solusi. Pembangunan jembatan Bailey hari ini sudah mulai dikerjakan. Targetnya tiga hari selesai dan bisa dilalui,” jelas Sekda Aceh, M. Nasir, pada Minggu (30/11).

Sementara itu, data BNPB terbaru mencatat bahwa bencana banjir dan longsor di Aceh telah menyebabkan 96 orang meninggal dunia hingga Senin (1/12).

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

six + 9 =