Suara Bersama

Skandal Korupsi Minyak Rp285 Triliun: MRC dan 17 Pejabat Swasta-PT Pertamina Terlibat

Jakarta, Suarabersama.com – Kejaksaan Agung resmi menetapkan pengusaha M. Riza Chalid (MRC) beserta delapan individu lainnya sebagai tersangka baru dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait tata kelola minyak mentah dan produk kilang.

“Tersangka MRC selaku beneficial owner PT Orbit Terminal Merak,” ujar Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Abdul Qohar, saat konferensi pers di Gedung Bundar Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Kamis malam.

Delapan nama lain yang turut dijerat sebagai tersangka dalam pengembangan kasus ini antara lain adalah AN yang merupakan mantan Vice President (VP) Supply dan Distribusi PT Pertamina, HB yang pernah menjabat sebagai Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina, TN selaku mantan VP Integrated Supply Chain, serta DS yang menjabat sebagai mantan VP Crude and Product Trading PT Pertamina.

Berikutnya, AS yang menjabat sebagai Direktur Gas Petrochemical and New Business di PT Pertamina International Shipping, HW sebagai mantan SVP Integrated Supply Chain, MH yang merupakan mantan Business Development Manager PT Trafigura, dan IP sebagai Business Development Manager PT Mahameru Kencana Abadi.

“Masing-masing tersangka tersebut telah melakukan berbagai penyimpangan yang merupakan perbuatan melawan hukum dan tata kelola minyak mengakibatkan kerugian keuangan negara maupun kerugian perekonomian negara,” terang Qohar.

Tindakan para tersangka diduga kuat telah menimbulkan kerugian terhadap keuangan negara dan perekonomian nasional yang diperkirakan mencapai nilai fantastis, yakni sebesar Rp285 triliun.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung telah mengumumkan penetapan sembilan tersangka awal dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang tersebut.

Mereka yang lebih dulu dijerat yakni Riva Siahaan (RS) selaku Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Sani Dinar Saifuddin (SDS) sebagai Direktur Feedstock dan Product Optimization PT Kilang Pertamina Internasional, serta Yoki Firnandi (YF) yang menjabat Direktur Utama PT Pertamina International Shipping.

Daftar tersebut juga mencakup Agus Purwono (AP), VP Feedstock Management PT Kilang Pertamina Internasional, dan Maya Kusmaya (MK), Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga.

Tersangka lain meliputi Edward Corne (EC), VP Trading Operations PT Pertamina Patra Niaga, Muhammad Kerry Andrianto Riza (MKAR), beneficial owner PT Navigator Khatulistiwa, serta Dimas Werhaspati (DW) dan Gading Ramadhan Joedo (GRJ), keduanya menjabat sebagai komisaris di PT Jenggala Maritim. GRJ juga merupakan Direktur Utama PT Orbit Terminal Merak.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ten + 11 =