Suarabersama.com, Pekalongan – Perempuan Nahdliyin se-Jawa Tengah memiliki peran besar untuk keberlangsungan pemerintahan di Jawa Tengah.

Demikian yang disampaikan Nawal Nur Arafah, Istri Cawagub Jateng 2018 dari nomor urut 1, Taj Yasin Maimoen, dalam acara Silaturrahmi dan Buka Puasa Bersama Perempuan Nahdliyin Jawa Tengah yang berlangsung sore ini di Dafam hotel, Pekalongan. Kamis, (7/6/2018).

Dalam kesempatan itu, Menantu KH. Maimoen Zubair itu juga mengharapkan doa dari para Bu Nyai se-Jawa Tengah untuk perjuangan Taj Yasin Maimoen, atau yang akrab disapa Gus Yasin.

“Jawa Tengah akan semakin baik dengan doa para Bu Nyai dan ibu-ibu majlis ta’lim yang hadir malam ini,” harap perempuan yang akrab disapa Ning Nawal itu.

Dalam kesempatan itu, Ning Nawal juga menyoroti isu terkait ketidakberpihakan pemerintah Provinsi Jawa Tengah terhadap Madrasah Diniyah dan Pesantren.

“Kita jangan termakan isu yang dimunculkan saat masa-masa kontestasi politik seperti sekarang ini, isu yang berkembang adalah pemerintah Provinsi Jawa Tengah tidak memperhatikan Madrasah Diniyah, dan Pesantren,”

Ning Nawal menjelaskan, kewenangan terhadap pengembangan Madrasah Diniyah dan Pesantren ada pada Pemerintah Kota, Kabupaten, dan Kementrian Agama.

“Kalau Pemerintah Provinsi ikut campur dalam persoalan ini, akan menjadi pelanggaran,” jelas Ning Nawal.

Persoalan pengembangan Madrasah Diniyah dan Pesantren itulah akhirnya Gus Yasin memberanikan diri maju sebagai Wakil Gubernur Jawa Tengah mendampingi Ganjar Pranowo.

“Demi perjuangan itu, saya mengajak para santri, atau yang memiliki kepedulian untuk ikut bersama-sama berjuang demi berkembangnya Madrasah Diniyah dan Pesantren,” pungkas Ning Nawal.