Suarabersama.com, Pekalongan – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) saat ini sedang mengawal pembahasan salah satu pasal tentang LGBT dalam RUU KUHP.

Demikian yang disampaikan Arwani Thomafi, Wakil Ketua DPP PPP, dalam acara Silaturrahmi dan Doa Bersama Tokoh Masyarakat dan Alumni PP. Al-falah Ploso Pemenangan Ganjar-Yasin. Kamis (7/6/2018).

“Maka dari itu, tidak ada alasan untuk meragukan Taj Yasin Maimoen dalam pencalonannya sebagai Wakil Gubernur Jawa Tengah 2018 mendampingi Ganjar Pranowo, Taj Yasin Maimoen adalah kader terbaik PPP yang akan membawa amanah PPP dalam kepemimpinannya, salah satu amanah partai adalah mengawal persoalan keumatan,” tutur Politisi PPP yang akrab disapa Gus Aang itu.

Lebih lanjut, Gus Aang menyampaikan, Taj Yasin Maimoen, atau yang akrab disapa Gus Yasin merupakan santri tulen, lahir dan besar di lingkungan Pesantren, maka menjadi prioritasnya mengawal isu-isu dan kebijakan-kebijakan keumatan.

Sementara Itu, Kausar Nurul Huda Jazuli, yang merupakan Putra dari Pimpinan Pondok Pesantren Al-Falah, Ploso, Kediri, dalam acara itu mengajak Masyarakat Jawa Tengah untuk mengingat apa yang disampaikan KH. Maimoen Zubair, Sarang, Rembang. Betapa pentingnya perpaduan antara Nasionalis dan Agamis untuk keberlangsungan Pemerintahan.

“Kita harus ingat apa yang disampaikan Mbah Moen, bahwa kolaborasi Nasionalis dan Agamis sangat penting untuk keberlanjutan Pemerintahan, dipasangkannya Ganjar Pranowo dan Gus Yasin merupakan perpaduan yang tepat, Nasionalis dan Agamis,” Ujar Gus Kautsar.

Acara yang berlangsung di Pondok Pesantren Al-Usmani, Kajen, Pekalongan, ini juga turut dihadiri oleh Istri Gus Yasin, Nawal Nur Arafah, atau yang akrab disapa Ning Nawal.