Suarabersama.com, Semarang – Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan terus bergerak di daerah-daerah di Jawa Tengah untuk menangkan Ganjar Yasin.

Kabar konsolidasi PPP ke daerah-daerah ini disampaikan langsung oleh Ketua DPW PPP Jateng, Masruhan Samsurie di kantornya.

“Dari 8.900 desa di Jawa Tengah, kami sudah lakukan konsolidasi di 6.200 titik,” katanya.

Lebih lanjut, Ia mengatakan, pemilihan gubernur Jawa Tengah 2018 jadi momen spesial untuk partai berlambang kakbah itu. Menurutnya, suasana konsolidasi PPP jauh berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Masruhan bercerita, pada tahun-tahun sebelumnya, konsolidasi hanya dihadiri segelintir kader. Tiap konsolidasi hanya tiga orang hingga maksimal 10 orang yang hadir.

“Kali ini tiap konsolidasi bisa dihadiri minimal 50 orang hingga seratusan kader PPP, luar biasa,” ucapnya.

Ia menyatakan kader PPP saat ini sangat semangat karena ada keterwakilan dalam Pilgub Jateng. Sosok calon wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen jadi sumber semangat para kader.

Pengamat politik dari Universitas Diponegoro (Undip) Yulianto menuturkan PPP harus memanfaatkan kehadiran Gus Yasin untuk melakukan konsolidasi hingga akar rumput. Ia menilai, selama ini konsolidasi PPP di tingkat manapun sangat lemah.

“Selama ini yang saya lihat PPP ini ibarat partai manula yang butuh penyegaran,” katanya.

Ia berujar sosok anak ulama KH Maimoen Zubair itu harus bisa membuat PPP membentuk militansi hingga tingkat bawah. Jangan sampai PPP hanya jadi pelengkap PDIP.

Yulianto melihat sosok Taj Yasin Maimoen membisa mem-empowering PPP. Gus Yasin juga bisa menengendorse kehadiran PPP di kancah perpolitikan Jawa Tengah.