Gus Yasin, berkunjung ke Wonogiri ke kediaman KH. Aziz Mahfudz, Rois Syuriah NU Wonogiri. Jumat (2/2).
Gus Yasin, berkunjung ke Wonogiri ke kediaman KH. Aziz Mahfudz, Rois Syuriah NU Wonogiri. Jumat (2/2).

Suarabersama.com, Semarang – Taj Yasin Maimoen, atau yang akrab disapa Gus Yasin, berkunjung ke Wonogiri, salah satu agendanya ke Wonogiri untuk berkunjung ke kediaman KH. Aziz Mahfudz, Rois Syuriah NU Wonogiri. Jumat (2/2).

Kedatangan Gus Yasin disambut langsung oleh pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Hikmah Selogiri, Wonogiri. Dalam kunjungan itu, Gus Yasin meminta doa restu, selain itu, Gus Yasin juga meminta dukungan untuk dirinya mendampingi Ganjar Pranowo pada Pilgub Jateng 2018.

“Seperti ke Kiai yang lain, saya ke Wonogiri juga untuk meminta restu kepada para Kiai,” tutur Gus Yasin.

Dalam pertemuan itu, Gus Yasin dan KH. Aziz Mahfudz terlibat diskusi mengenai Madrasah Diniyyah dan Pesantren.

“Saya juga meminta pendapat beliau terkait Pesantren dan Madrasah Diniyyah,” lanjutnya.

Sebagaimana Kiai-Kiai lain yang dikunjungi Gus Yasin akhir-akhir ini, KH. Aziz Mahfudz juga menitipkan Pesantren dan Madrasah Diniyyah kepada Gus Yasin.

“Kalau terpilih, Pesantren dan Madrasah Diniyyah di Jawa Tengah jangan lupa diperhatikan nasibnya,” tutur Kiai Aziz Mahfudz.

Kiai Aziz Mahfudz melanjutkan, Pesantren dan Madrasah Diniyyah merupakan lembaga pendidikan nonformal yang sangat ideal untuk membentuk karakter penerus bangsa.

“Pesantren dan Madrasah Diniyyah penting untuk membentuk generasi yang akhlakul karimah,” pungkasnya.