Suarabersama.com, Solo – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Tengah akan berusaha keras untuk memenangkan pasangan calon Ganjar-Yasin di Kota Surakarta, meski Kota Surakarta selama ini telah dipersepsikan sebagai ‘kandang banteng’.

Pernyataan ini disampaikan Tantowi, selaku Wakil Ketua DPW PPP Jateng kepada kru suarabersama.com selepas acara Konsolidasi Pemenangan Ganjar-Yasin Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP se-Solo raya yang berlangsung di Sahid Jaya Hotel, Solo. Jumat Siang (30/3/2018).

“Walaupun Surakarta selama ini dipersepsikan sebagai kandang banteng, namun kita tidak boleh terlena dengan itu, kita akan terus bekerja keras untuk memenangkan Ganjar-Yasin melalui struktur partai dan saluran-saluran lain yang kita miliki,” tutur Tantowi saat diwawancarai kru suarabersama.com.

Mengenai suara muda dalam Pilkada Jateng 2018, Tantowi berpendapat, pemuda perlu disadarkan perannya untuk keberlangsungan pembangunan di Jawa Tengah.

“Pemuda yang selama ini dipersepsikan sebagai orang yang acuh terhadap politik, perlu dipahamkan, bahwa mereka punya suara untuk keberlangsungan pembangunan Jawa Tengah,” lanjut Tanowi.

Tantowi juga berkeinginan, untuk memaksimalkan peran pemuda dalam proses kontestasi politik di Jawa Tengah.

“Saya berpandangan suara muda perlu dioptimalkan, karena pemuda di Surakarta geliatnya terkait politik belum bisa dikatakan maksimal,”

Sementara itu, Istajib, yang juga sebagai Wakil Ketua DPW PPP Jateng, menargetkan suara pemilih di Jawa Tengah untuk Ganjar-Yasin akan mencapai 60-70 persen suara.

“Kemenangannya di Jawa Tengah bisa mencapai 60-70 persen, di daerah, dukungan untuk Ganjar dan Gus Yasin besar, dengan visi misi terkait pertanian, pendidikan formal dan nonformal sudah cukup dipahami masyarakat, saya juga sudah pantau dari tokoh-tokoh NU dan Muhammadiyah rata-rata responnya baik,” ujar Istajib